Umroh

7 CARA PACKING PAKAIAN YANG DIJAMIN NGGAK BIKIN UMROH JADI RIBET

7 CARA PACKING PAKAIAN YANG DIJAMIN NGGAK BIKIN UMROH JADI RIBET - s3-ap-southeast-1.amazonaws.com
7 CARA PACKING PAKAIAN YANG DIJAMIN NGGAK BIKIN UMROH JADI RIBET – s3-ap-southeast-1.amazonaws.com

Mengepak koper mungkin menjadi hal yang memusingkan bagi banyak orang yang ingin melakukan perjalanan jauh. Sebagian diantaranya ingin memasukkan semua barang yang mereka pikirakan dibutuhkan kedalam koper, namun terbatas oleh ruang dan aturan berat maksimum koper saat check-in di bandara. Tidak terkecuali bagi jemaah umroh yang harus mengepak lebih banyak barang yang berhubungan dengan aktivitas ibadah di tanah suci, termasuk pakaian ihram atau perlengkapan solat.

Lalu bagaimana cara mengepak pakaian supaya umroh tidak ribet? Berikut ini tipsnya.

  1. Buatlah daftar semua barang yang dibutuhkan selama umroh, lalu sortir barang dan hilangkan barang yang tidak benar-benar penting dari daftar.
  2. Bawalah pakaian paling standar untuk digunakan sehari-hari selama umroh.

Daftar pakaian standar untuk jemaah laki-laki:

  • Baju ihram dan sabuk
  • Baju koko 2 buah
  • Celana panjang 2 buah
  • Pakaian dalam
  • Sarung 2 buah
  • Kaos oblong 2-3 buah
  • Jaket 1 buah, sesuaikan dengan musim di Arab Saudi saat berumroh. Masing-masing jemaah bisa membawa jaket yang tipis jika berumroh di musim lain selain musim dingin.

Daftar pakaian standar untuk jemaah perempuan:

  • Pakaian ihram
  • Pakaian sehari-hari 3 buah. Jemaah perempuan bisa membawa gamis untuk pakaian sehai-hari yang agar lebih praktis. Pilihlah bahan gamis yang dingin dan menyerap keringat.
  • Mukena 1 buah
  • Pakaian dalam
  • Kaos kaki 2 buah
  • Pakaian tidur 2 buah
  • Jaket 1 buah

Daftar di atas adalah pakaian standar yang dibutuhkan saat umroh selama 9-12 hari. Dengan catatan, jemaah harus mencuci atau menggantung pakaian sehari-hari yang sudah dipakai agar bisa digunakan di hari lain. Bawalah deterjen dalam botol secukupnya untuk mencuci pakaian selama umroh. Jika tidak memungkinkan, tamu hotel bisa menggunakan fasilitas laundry hotel untuk mencuci pakaian. Jika merasa membutuhkan lebih banyak pakaian, pastikan untuk tidak membawa pakaian yang nanti tidak terpakai.

  1. Gulunglah pakaian yang bahannya lebih lembut dan lipat pakaian yang bahannya lebih kaku. Pakaian dalam, kaos, dan celana katun umumnya tidak akan mengerut saat digulung kuat. Sementara bahan pakaian seperti kemeja katun harus dilipat rapi karena mudah kusut.
  2. Simpan pakaian yang digulung di dasar koper lalu tumpuk dengan barang lain agar pakaian tidak bergeser dari tempatnya.
  3. Masukkan pakaian dalam sebuah wadah penyimpanan lalu gunakan kompresor jika memungkinkan agar pakaian yang digulung tidak mudah kusut. Sekarang ini banyak tersedia kompresor untuk memompa udara keluar dari wadah penyimpanan sehingga tumpukan pakaian lebih padat.
  4. Simpan pakaian yang akan dipakai pertama kali begitu tiba di tujuan di paling atas tumpukan. Hal ini mencegah kita harus membongkar koper saat harus mengenakan pakaian tersebut.
  5. Gunakan paking cubes. Packing cubes adalah wadah perlengkapan yang bisa digunakan untuk menyimpan pakaian atau peralatan mandi juga obat-obatan sehingga tertata rapi di dalam koper. Meskipun akan sedikit memakan tempat, packing cubes akan memudahkan pengorganisasian barang yang dibawa dalam koper. Barang-barang dalam koper bisa dipisahkan ke dalam packing cubesyang berbeda, misalnya wadah untuk pakaian luar, wadah untuk pakaian dalam, wadah untuk perlengkapan mandi, dll. Hal ini akan memudahkan saat mencari barang yang diperlukan tanpa harus membongkar koper. Terlebih lagi, packing cubes bisa membantu agar pakaian tidak terlalu kusut saat dilipat.

Demikian tips mengenai cara mengepak pakaian untuk dipakai selama umroh. Semoga bermanfaat.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
%d bloggers like this: