Dunia IslamFikih

8 Adab Menuntut Ilmu dalam Islam agar Ilmu Menjadi Berkah

Rasulullah sallahu alaihi wassalam memerintahkan umat-Nya untuk menuntut ilmu sejak dalam buaian sampai ke liang lahat. Seseorang yang berilmu jelas akan bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya. Namun, ada satu hal yang tak kalah pentingnya dari ilmu, yakni adab.

Dalam menuntut ilmu, kita pun memerlukan adab, agar ilmu yang kita pelajari tidak hanya dapat memberikan manfaat bagi sesama, tapi juga dapat menjadi ladang amal dan keberkahan. Lantas, apa saja adab yang wajib dimiliki setiap muslim dalam menuntut ilmu? Simak ulasannya berikut ini.

Meluruskan niat semata-mata karena Allah

Meluruskan niat semata-mata karena Allah - orig00.deviantart.net
Meluruskan niat semata-mata karena Allah – orig00.deviantart.net

Allah subhanahu wa taala Yang Mahakaya telah memberikan karunia luar biasa kepada manusia berupa akal. Sebagai bentuk syukur atas nikmat tersebut, kita harus mampu memanfaatkannya di jalan kebenaran. Sebelum berniat menuntut ilmu, usahakan agar kita mampu menjauhi segala bentuk ujub dan riya. Luruskan niat semata-mata sebagai bentuk ibadah kepada Allah agar Dia pun rida dengan usaha kita dalam menuntut ilmu.

Berdoa kepada Allah

Berdoa kepada Allah - i.ytimg.com
Berdoa kepada Allah – i.ytimg.com

Memohon perlindungan dan rida Allah sebelum melakukan suatu hal wajib hukumnya bagi orang beriman. Ketika akan memulai pelajaran, kita wajib berdoa kepada Allah agar diberi kemudahan dalam memahami materi yang diberikan oleh guru serta memohon agar Allah memberikan ilmu yang bermanfaat yang dapat menjadi amal jariyah kita kelak.  Adapun doa yang dapat kita lantunkan sebelum menuntut ilmu tertuang dalam hadis Rasulullah berikut ini:

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْماً نَافِعاً, وَرِزْقاً طَيِّباً, وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amalan yang diterima.” (Hadis Riwayat Ibnu Majah)

Menjauhkan diri dari dosa maksiat

Menjauhkan diri dari dosa maksiat - 2.bp.blogspot.com
Menjauhkan diri dari dosa maksiat – 2.bp.blogspot.com

Salah satu sebab terhalangnya seseorang dari ilmu yang bermanfaat adalah banyaknya dosa dan perbuatan maksiat, sebagaimana yang diutarakan oleh Imam Al-Ghazali. Itulah sebabnya kita dituntut untuk dapat membersihkan hati dari pikiran-pikiran negatif agar mampu menyerap ilmu dengan baik.

Sabar dalam menuntut ilmu

Sabar dalam menuntut ilmu - 1.bp.blogspot.com
Sabar dalam menuntut ilmu – 1.bp.blogspot.com

Ketika menuntut ilmu tidak jarang kita dihinggapi rasa jenuh. Pada titik itulah kesabaran dan niat kita diuji. Saat menghadapi situasi tersebut, kita perlu kembali menengok niat awal kita dan berdoa kepada Allah agar diberikan kesabaran dan kesungguhan dalam menuntut ilmu. Ayahanda Yahya bin Abi Katsir pernah berkata: “Ilmu tidaklah didapat dengan jasad yang santai.”

Jauhi sikap sombong dan dengki

Jauhi sikap sombong dan dengki - careeraddict.com
Jauhi sikap sombong dan dengki – careeraddict.com

Sikap sombong merupakan cikal-bakal timbulnya dengki dan buruk sangka. Dalam menuntut ilmu, kita hendaknya merendahkan diri sebagai makhluk yang tidak tahu apa-apa. Dengan menganggap diri sebagai orang yang bodoh, kita dapat memperoleh motivasi untuk terus belajar.

Jangan berlebihan ketika makan dan minum

Jangan berlebihan ketika makan dan minum - sayberfly.files.wordpress.com
Jangan berlebihan ketika makan dan minum – sayberfly.files.wordpress.com

Perut kenyang dapat menimbulkan rasa malas. Habib Zain, ulama asal Indonesia yang bermukim di Madinah menasehati para penuntut ilmu agar tidak berlebihan ketika makan dan minum. Imam Syafii pun pernah berkata bahwa perut yang kenyang hanya akan menimbulkan kantuk, melenyapkan kecerdasan, dan melemahkan semangat beribadah.

Mengamalkan ilmu meski hanya sedikit

Mengamalkan ilmu meski hanya sedikit - 4.bp.blogspot.com
Mengamalkan ilmu meski hanya sedikit – 4.bp.blogspot.com

Ilmu merupakan salah satu hal yang akan dipertanggungjawabkan setiap orang kelak di akhirat. Allah telah memerintahkan hamba-Nya agar mengamalkan ilmu yang mereka miliki di jalan kebaikan. Amal merupakan buah dari ilmu; seseorang yang berilmu diumpamakan seperti sedang memegang senjata yang dapat digunakan untuk melindungi atau justru membinasakannya.

Berlapang dada dalam menghadapi guru atau ulama

Berlapang dada dalam menghadapi guru atau ulama - hidayatullah.com
Berlapang dada dalam menghadapi guru atau ulama – hidayatullah.com

Perasaan ingin membantah atau memperdebatkan sesuatu yang disampaikan guru tentunya sering terjadi dalam diri setiap penuntut ilmu. Meski demikian, kita harus ingat bahwa guru atau ulama merupakan sosok yang berhak kita hormati karena ilmunya. Jika ada sesuatu yang ingin disampaikan, sampaikanlah dengan kata-kata santun dan rasa hormat, serta berlapang dada dalam menerima nasihat dari guru.

Itulah delapan adab menuntut ilmu dalam Islam yang wajib diketahui setiap penuntut ilmu. Jangan lupa sampaikan informasi di atas pada orang-orang yang Anda sayangi.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close