Dunia Islam

Inilah 3 Kunci Sukses Membentuk Anak Soleh

Setiap orang tua mengharapkan hadirnya anak soleh di tengah mereka. Hal ini merupakan fitrah bagi setiap orang tua, pun sesuai dengan firman Allah dalam Quran surah Ali Imran ayat 14, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang lebih baik (surga)”.

Anak soleh merupakan “investasi akhirat” bagi orang tua. Sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, “Jika seseorang meninggal dunia maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan doa anak yang soleh”.

Oleh karena itu, mendidik anak tidaklah sekadar menjadi kewajiban, tetapi menjadi keutamaan  bagi orang tua. Untuk mendidik anak agar menjadi pribadi yang taat, para orang tua dapat belajar dari kisah para nabi dan sahabat serta menerapkan tiga kunci dasar.

Mengambil Hikmah dari Kisah Nabi Nuh

Mengambil Hikmah dari Kisah Nabi Nuh - i.ytimg.com
Mengambil Hikmah dari Kisah Nabi Nuh – i.ytimg.com

Ingatlah kisah Nuh a.s, seorang nabi yang memiliki anak yang tidak diberi hidayah oleh Allah. Meskipun Nuh a.s telah berusaha keras untuk menasihati, anaknya tetap tidak mau beriman pada Allah. Bahkan hingga bencana banjir melanda, anaknya bersikeras untuk tidak naik ke kapal nabi Nuh, dan malah memilih naik ke puncak gunung. Dia pun menjadi golongan kaum yang tidak diselamatkan oleh Allah Swt.

Melalui kisah ini, kita dapat belajar bahwa kesolehan bukanlah hal yang diturunkan oleh orang tua kepada anak. Kesolehan merupakan hidayah yang Allah berikan kepada anak-anak kita

Hak Anak Terhadap Orang Tuanya

Hak Anak Terhadap Orang Tuanya - ummi-online.com
Hak Anak Terhadap Orang Tuanya – ummi-online.com

Dalam memulai pendidikan anak, orang tua perlu mengetahui bahwa anak memiliki hak atas orang tua. Dari salah satu hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah saw. pernah bersabda “Kewajiban orang tua terhadap anaknya itu ada tiga; memberikan nama yang baik bagi anak, memberikan pendidikan Al Quran, dan menikahkan mereka ketika menginjak dewasa.”

Pada suatu ketika, Umar ibnu Khaththab pun pernah ditanya oleh seorang pemuda mengenai kewajiban orang tua terhadap anaknya. Sang khalifah menjawab, “Ada tiga wahai pemuda. Memberikan ibu (atau ayah) yang baik bagi calon anaknya kelak, memberikan nama yang baik bagi anak, dan memberikan pendidikan Al Quran kepada anak”.

Kunci Mendidik Anak Soleh

Kunci Mendidik Anak Soleh - i2.wp.com
Kunci Mendidik Anak Soleh – i2.wp.com

Seni mendidik anak dimulai dari seni menjadi orang tua pendidik. Dalam mendidik anak, sesungguhnya tidak ada murid yang bodoh melainkan guru yang tidak cakap. Karena itulah, orang tua pendidik anak soleh haruslah terus menerus belajar.

Orang tua pun dapat mengembangkan beragam metode pendidikan dengan disesuaikan kondisi masing-masing anak. Meskipun demikian, menurut Hj. Chumaidah Hamim, Pimpinan Muslimat NU cabang Kudus, ada 3 kunci dasar bagi orang tua dalam membentuk anak soleh, yaitu

  1. Memberikan teladan kepada anak

Memberi contoh merupakan cara mendidik yang paling baik. Anak akan melihat setiap perkataan dan perilaku orang tuanya, kemudian mengikutinya.

  1. Mendoakan anak

Doa orang tua sangat mungkin menjadi sebab Allah memberikan hidayah kepada anak. Oleh karena itu, mendoakan anak merupakan bagian dari pendidikan kepada anak.

  1. Mendekatkan dengan orang soleh

Orang tua perlu menyadari bahwa anak kelak akan memiliki lingkungan selain lingkungan keluarga. Lingkungan pergaulan yang baik akan menguatkan pendidikan kepada anak. Sejak dini, orang tua harus mengarahkan, bahkan mendekatkan anak kepada lingkungan orang-orang soleh.

Semoga pembahasan ini membantu para orang tua dalam membentuk anak soleh di dalam keluarga. Sebagai penutup, orang tua hendaknya mengulang-ulang doa yang Allah ajarkan dalam kitab-Nya, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close