Tips Backpacker ke Mesir yang Seru dan Mengasyikkan

Mesir mungkin tidak seterkenal Jepang atau Prancis di kalangan masyarakat Indonesia yang ingin melancong ke luar negeri. Namun, negeri yang baru saja berganti pemerintahan ini mulai berbenah untuk menarik jutaan wisatawan yang biasanya berlanjut setelah umroh atau haji di Tanah Suci.

Kalau Anda berencana melakukan perjalanan backpacker ke Mesir dalam waktu dekat, perhatikan beberapa tips di bawah ini dengan saksama. Dengan memperhatikan dan melakukan tips di bawah ini, perjalanan Anda bisa berjalan dengan lancar dan yang terpenting dari semuanya. Anda jadi lebih hemat bujet.

Urus Perizinan Masuk ke Mesir

Backpacker Ke Mesir - TRVL

Backpacker Ke Mesir – TRVL

Sama halnya dengan Arab Saudi, Mesir juga memberi sarat visa untuk siapa saja yang masuk. Kalau Anda ke Mesir setelah melakukan perjalanan umroh, disarankan mengurus perizinannya sejak di Indonesia. Urus semua perizinan yang diperlukan agar bisa masuk ke Mesir dengan mudah dan tidak buang-buang waktu. Jangan melupakan perizinan ini agar Anda tidak terdampar di Bandara dan tidak diperbolehkan masuk ke dalam kota.

Bergabunglah ke Komunitas Backpacker

Backpacker Ke Mesir - Aspiring Backpacker

Backpacker Ke Mesir – Aspiring Backpacker

Opsional tapi sangat membantu, bergabunglah ke komunitas backpacker. Cari web atau grup di Facebook yang penggunanya kerap melakukan perjalanan ke luar negeri khususnya kawasan Timur Tengah. Setelah bergabung, gali informasi sebanyak mungkin terkait perjalanan ke Mesir dengan bujet terbatas. Jangan malu untuk bertanya jika ada yang tidak dipahami. Lakukan riset dengan mendalam lalu buat itinerary sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki. Setelah itinerary dibuat, coba bagi ke beberapa teman komunitas. Minta mereka memberi saran atau kritik terkait dengan rencana perjalanan yang dibuat. Jika ada hal yang tidak perlu bisa dibuang dan kalau ada hal penting lain bisa ditambahkan.

Waspadai Jet Lag

Backpacker Ke Mesir - The Telegraph

Backpacker Ke Mesir – The Telegraph

Perbedaan waktu antara Indonesia dan Mesir sekitar 5-6 jam. Sementara itu, lama perjalanan dari Indonesia hingga sampai ke negeri piramida itu sekitar 11 jam. Turun dari pesawat bisa membuat Anda jadi jet lag. Untuk itu, usahakan untuk tidur sebanyak-banyaknya di dalam pesawat. Setelah turun dari pesawat, Anda bisa langsung istirahat lagi kalau masih pusing atau jet lag ringan. Hargai waktu ketika berada di Mesir, jangan buang waktu percuma dengan hanya tidur gara-gara aktif selama berada di pesawat.

Memilih Waktu yang Tepat

Backpacker Ke Mesir - Youtube

Backpacker Ke Mesir – Youtube

Meski memiliki padang pasir yang luas dan dikenal sebagai lokasi yang panas, Mesir tidak selalu membuat kulit Anda jadi kering. Kalau Anda datang mulai Juni-September, udara di sini tidak akan kurang dari 30 derajat Celcius dan maksimal 45 derajat Celcius. Sementara itu, kalau Anda tidak suka udara yang terlalu dingin, jangan datang pada bulan Oktober-Februari. Udara di sini sekitar 7-18 derajat Celcius. Tubuh Anda bisa menggigil karena suhunya sangat dingin meski kecil kemungkinan turun salju. Saat terbaik untuk datang ke Mesir adalah saat musim semi mulai bulan Maret-Mei. Udara di sana hangat sehingga tidak akan membuat perjalanan wisata Anda terganggu.

Gunakan Metro

Backpacker Ke Mesir - Youtube

Backpacker Ke Mesir – Youtube

Jangan menggunakan taksi untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Tarif taksi memang tidak mahal, tapi banyak aksi nakal dari para sopir yang memainkan argonya. Beberapa orang yang pernah datang ke Mesir lebih menyarankan Anda naik metro karena lebih hemat meski tidak tepat waktu untuk beberapa jadwal kereta.

Inilah beberapa tips yang harus Anda perhatikan ketika melancong secara backpacker ke Mesir. Semoga perjalanan Anda berjalan lancar.

Add Comment

%d bloggers like this: