Dunia Islam

Bagaimana Menjadi Hamba yang Mencintai dan Dicintai Allah

Bagaimana Menjadi Hamba yang Mencintai dan Dicintai Allah - rejekinomplok.net
Bagaimana Menjadi Hamba yang Mencintai dan Dicintai Allah – rejekinomplok.net

Cinta merupakan salah satu unsur penting dalam beribadah kepada Allah Swt. Seorang ulama pernah berkata, “Barang siapa beribadah kepada Allah dengan cinta saja, maka ia zindik. Barang siapa yang beribadah kepada Allah dengan takut saja, maka ia khawarij. Dan barang siapa yang beribadah kepada-Nya dengan harap saja, maka ia murji’ah”.

Perasaan cinta bersama-sama dengan harap (raja’) dan takut (khauf) menyempurnakan ketundukan kita dalam beribadah kepada-Nya. Secara eksplisit, Allah telah menjelaskan dalam Al Quran, “Katakanlah (hai Muhammad), jika kalian (benar-benar) mencintai Allah maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan Allah akan mengampuni dosa-dosa kalian, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Ali Imran: 31).

Ayat di atas merupakan penyaring bagi setiap orang yang mengaku mencintai dan mendapatkan cinta Allah. Ibnu Katsir berkata, “Setiap orang yang mengaku mencintai Allah namun ia tidak mengikuti Nabi Muhammad saw., maka ia telah berdusta”. Orang yang benar mencintai Allah memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Memiliki akidah yang lurus dan tidak menyekutukan Allah Swt.
  2. Mendahulukan perkara yang Allah cintai.
  3. Mencintai atau tidak mencintai seseorang atau sesuatu karena Allah.
  4. Mengikuti sunah Rasulullah saw.
  5. Selalu ikhlas dan berusaha untuk ikhlas dalam setiap ibadah kepada-Nya.

Sesungguhnya mencintai Allah dan Rasul-Nya merupakan salah satu penyebab seseorang masuk ke dalam surga. Hal ini sebagaimana dikisahkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari:

Seorang Arab Badui bertanya kepada Rasulullah saw mengenai kapan hari kiamat tiba. Kemudian Rasulullah saw. menjawab, “Apakah yang engkau persiapkan untuk menemui hari kiamat?” Dia pun menjawab, “Aku tidak menyiapkan apa-apa kecuali aku mencintai Allah dan Rasul-Nya”. Rasulullah saw pun berkata, “Sesungguhnya engkau bersama dengan siapa yang engkau cintai”.

Alangkah indahnya bila kita mencintai Allah dan dicintai kembali oleh Allah. Apabila Allah telah mencintai seorang hamba, maka seluruh penghuni langit dan bumi akan mencintainya. Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim menjelaskan hal ini,

Apabila Allah mencintai seorang hamba maka Dia menyeru, sesungguhnya Allah mencintai fulan maka cintailah ia. Lalu Jibril mencintainya. Kemudian Jibril menyeru penghuni langit, sesungguhnya Allah mencintai fulan maka cintailah ia oleh kalian. Lalu penghuni langit mencintainya. Kemudian diberikan padanya penerimaan di bumi.”

Bagaimana cara agar kita memperoleh cinta Allah? Menurut Ibnu Qayyim Al Jauziyyah, ada 10 cara untuk mendatangkan cinta Allah kepada seorang hamba, yaitu:

  1. Membaca Al Quran dan memahami makna-maknanya.
  2. Mendekatkan diri kepada Allah, baik dengan ibadah fardhu maupun ibadah nafilah.
  3. Mengingat Allah secara terus menerus dalam kondisi apa pun dengan hati, lisan, dan perbuatan.
  4. Mengedepankan cinta Allah dibanding cinta apa pun saat dikuasai oleh nafsu.
  5. Merenungkan atau berkontemplasi (musyahadah) terhadap nama dan sifat-Nya.
  6. Menyaksikan setiap kebaikan, kebajikan, dan nikmat-Nya dengan mata dan hati.
  7. Berpasrah diri di hadapan-Nya.
  8. Beribadah kepada-Nya di malam hari, membaca kitab-Nya, serta menutupnya dengan istigfar dan taubat.
  9. Bergaul dengan orang-orang yang mencintai Allah.
  10. Menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan hati terhalangi dari Allah.

Memperoleh cinta Allah merupakan dambaan setiap mahluk hidup. Mari kita bersama-sama sekuat tenaga menggapai cinta Ilahi dan jangan lupa memohonkan doa, “Ya Allah, sesungguhnya aku memohonkan kepada-Mu cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu. Aku memohon kepada-Mu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cinta-Mu. Jadikahlah cinta-Mu lebih kucintai daripada diriku dan keluargaku”.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close