Dunia Islam

Doa Meminta Keturunan yang Tercantum di Dalam Al-Quran

Selain berisikan cerita, peringatan, dan kabar gembira, apa saja yang terdapat di dalam Alquran adalah doa. Oleh karena itu, ketika membaca Alquran, seseorang sebenarnya tengah melihat kembali bagaimana kehidupan manusia di masa lampau dan sekaligus berdoa kepada Allah Swt.

Dari berbagai jenis doa yang ada, doa minta keturunan adalah salah satunya.

Dalam hal memperoleh keturunan, faktanya tidak semua pasangan suami-istri bisa mencapainya dengan mudah. Ada banyak pasangan yang membutuhkan belasan tahun atau bahkan tidak bisa sama sekali.

Selain berusaha dalam bentuk tindakan (dari segi kesehatan misalnya), hamba yang beriman akan menyerahkan urusannya kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah Swt. Dan ini semua karena si hamba tahu bahwa hasil yang dia inginkan tidak akan terlepas dari kehendak-Nya.

Di zaman para nabi, hal-hal seperti ini juga terjadi. Dan, kisah-kisah mereka tertuang dalam Alquran. Berikut doa minta keturunan yang tercantum di dalam Alquran. Selain beberapa doa di bawah, ayat-ayat lainnya juga bisa ditemui di surah berbeda.

Dari Surah Al-Furqan (25) ayat 74

Dari Surah Al-Furqan (25) ayat 74 - thetanjungpuratimes.com
Dari Surah Al-Furqan (25) ayat 74 – thetanjungpuratimes.com

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ

وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا﴿٧٤﴾

Yang artinya:

Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

Dari Surah Ali-Imran (4) ayat 38-41

Dari Surah Ali-Imran (4) ayat 38-41 - al-shia.ru
Dari Surah Ali-Imran (4) ayat 38-41 – al-shia.ru

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِن لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاء ﴿٣٨﴾

Yang artinya:

Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya. Dia berkata, “Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.”

فَنَادَتْهُ الْمَلآئِكَةُ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي فِي الْمِحْرَابِ أَنَّ اللّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَى مُصَدِّقًا بِكَلِمَةٍ مِّنَ

اللّهِ وَسَيِّدًا وَحَصُورًا وَنَبِيًّا مِّنَ الصَّالِحِينَ ﴿٣٩﴾

Yang artinya:

Kemudian para malaikat memanggilnya ketika dia mendirikan salat di mihrab. “Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu tentang (kelahiran) Yahya, yang membernarkan sebuah kalimat (firman) dari Allah, teladan, berkemampuan menahan diri (dari hawa nafsu), dan seorang nabi di antara orang saleh.”  

قَالَ رَبِّ أَنَّىَ يَكُونُ لِي غُلاَمٌ وَقَدْ بَلَغَنِيَ الْكِبَرُ وَامْرَأَتِي عَاقِرٌ قَالَ كَذَلِكَ اللّهُ يَفْعَلُ مَا

يَشَاء ﴿٤٠﴾

Yang artinya:

Dia (Zakaria) berkata, “Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak, sedang aku sudah sangat tua dan istriku pun mandul?” Dia (Allah) berfirman, “Demikianlah Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.”

قَالَ رَبِّ اجْعَل لِّيَ آيَةً قَالَ آيَتُكَ أَلاَّ تُكَلِّمَ النَّاسَ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ إِلاَّ رَمْزًا وَاذْكُر رَّبَّكَ كَثِيرًا

وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالإِبْكَارِ ﴿٤١﴾

Yang artinya:

Dia (Zakaria) berkata, “Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda.” Allah berfirman, “Tanda bagimu adalah bahwa engkau tidak berbicara dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu banyak-banyak, dan bertasbihlah (memuji-Nya) pada waktu petang dan pagi hari.”  

Dari Surah As-Saffat (37) ayat 100

Dari Surah As-Saffat (37) ayat 100 - cdn.pixabay.com
Dari Surah As-Saffat (37) ayat 100 – cdn.pixabay.com

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ ﴿١٠٠﴾

Yang artinya:

“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepdaku (seorang anak) yang termasuk orang saleh.” 

Demikianlah beberapa doa minta keturunan yang bisa ditemukan di dalam Alquran. Doa-doa tersebut memiliki kisah di baliknya. Setiap kisah memiliki kondisinya masing-masing, seperti permintaan Nabi Zakaria as. yang sudah berusia lanjut dan istrinya yang mandul.

Dari cerita-cerita tersebut, Allah Swt menunjukkan kuasa-Nya dengan mengabulkan permintaan hamba-Nya walaupun kondisi mereka tampak mustahil di mata manusia. Allah Yang Maha Pemberi membuktikan kepada hamba-Nya yang selalu meminta dan berusaha bahwa Dia memiliki kekuatan dalam mengubah dari yang tiada menjadi ada; tidak mungkin menjadi mungkin.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
%d bloggers like this: