Dunia Islam

Inilah 4 Doa Taubat yang Dicontohkan Rasulullah

Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan dan dosa dalam hidupnya. Hal ini sudah menjadi fitrah manusia yang merupakan tempat salah dan lupa. Oleh sebab itu, Rasulullah pernah bersabda, “Setiap manusia pernah melakukan kesalahan, dan sebaik-baik pelaku kesalahan itu adalah orang yang segera bertaubat kepada Allah Swt.”

Taubat merupakan cara yang disediakan oleh Allah Swt. agar manusia kembali ke jalan-Nya. Secara etimologi, taubat berasal dari bahasa Arab yaitu tabaa-yatuubu-taubatan. Kata ini memiliki arti “kembali”. Kembali dari segala hal yang buruk menuju ke semua hal yang baik.

Seorang ulama, Syekh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz pernah menjelaskan tentang makna taubat. Singkatnya, berdasarkan penjelasannya tersebut dapat disimpulkan bahwa taubatnya seorang hamba sedikitnya terdiri dari tiga unsur: penyesalan atas dosa yang dilakukan, meninggalkan aktivitas dosa tersebut, dan bertekad tidak akan mengulanginya lagi. Taubat yang sungguh-sungguh, insyaallah akan membuahkan ampunan Allah Swt.

Taubat dilakukan dengan memanjatkan doa memohon ampun kepada Allah Swt. Disunahkan bagi seorang hamba untuk melakukan salat taubat dan memanjatkan doa taubat setelahnya. Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ahmad, Nabi saw. pernah berkata, “Tidaklah seorang hamba berbuat satu dosa, lalu ia bersuci dengan baik dan berdiri untuk salat dua rakaat, kemudian memohon ampun kepada Allah, melainkan Allah akan mengampuni dosanya”.

Syarat diterimanya suatu ibadah adalah dilakukan dengan niat yang ikhlas dan dilaksanakan sesuai contoh yang diberikan Rasulullah saw. Kita dapat memohonkan apa pun dalam doa taubat. Meskipun demikian, berikut ini beberapa doa taubat yang dicontohkan oleh Rasulullah saw.

Doa-doa - 1.bp.blogspot.com
Doa-doa – 1.bp.blogspot.com

1. Abu Bakar Ash Shiddiq pernah bertanya kepada Rasulullah saw., “Ajarkanlah kepadaku doa untuk aku baca dalam salatku“. Rasulullah pun menjawab, “Katakanlah, Ya Allah, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku dengan kezaliman yang banyak sedangkan tidak ada yang mengampuni kecuali Engkau. Ampunilah aku dengan pengampunan-Mu dan kasihanilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang”.

Hadis ini sahih dengan diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Doa-doa - kolomkirinews.files.wordpress.com
Doa-doa – kolomkirinews.files.wordpress.com

2. Rasulullah saw. pernah berdoa, “Ya Allah, ampunilah untukku kesalahanku, kebodohanku, sikap berlebihan di dalam urusanku, dan segala sesuatu yang Engkau lebih mengetahuinya daripada diriku. Ya Allah, ampunilah dosa perbuatan yang kulakukan secara tidak sungguh-sungguh, yang kulakukan dengan sungguh-sungguh, yang kulakukan dengan tidak sengaja, dan yang kulakukan dengan sengaja. Semua hal itu ada pada diriku”.

Doa ini berasal dari hadis yang disampaikan oleh Abu Musa Al Asyari dan diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

Doa-doa - doakhusyuk.files.wordpress.com
Doa-doa – doakhusyuk.files.wordpress.com

3. Nabi Muhammad saw. berdoa dalam sujudnya, “Ya Allah, ampunilah dosaku seluruhnya, baik yang kecil maupun yang besar, yang pertama maupun yang terakhir, yang tampak maupun yang tersembunyi”.

Doa ini berasal dari hadis yang disampaikan oleh Abu Hurairah dan diriwayatkan oleh Imam Muslim.

doa-doa - rumaysho.com
doa-doa – rumaysho.com

4. Saat seseorang masuk Islam, Rasulullah saw. akan mengajarkan salat kepadanya dan memerintahkannya untuk membaca doa, “Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, tunjukilah aku, selamatkanlah aku, dan berikanlah rezeki kepadaku”.

Doa ini berasal dari hadis yang disampaikan oleh Thariq bin Asyam dan diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Menerima taubat seorang hamba adalah hak prerogatif Allah. Hal yang wajib diikhtiarkan oleh seorang hamba adalah bertaubat dengan niat ikhlas dan sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dan menjaga kita dari api neraka. Amin.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close