Dunia IslamFikihKeluargaTausiyah

Menerapkan Prinsip Etos Kerja dalam Islam Agar Lebih Produktif

Allah SWT sudah menjadikan bumi ini sebagai sumber rezeki, tinggal manusia berusaha untuk menemukan rezeki tersebut. Caranya adalah dengan bekerja—tentunya selalu diiringi dengan doa. Namun, rasa malas sering kali muncul dalam melakukan pekerjaan. Tak jarang, orang menunda-nunda pekerjaan hanya karena merasa malas untuk melakukannya.

Nah, untuk mengatasi masalah di atas, coba terapkan prinsip etos kerja dalam Islam. Etos kerja berarti sikap atau mentalitas kerja muslim yang sesuai ajaran agama. Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, diharapkan kaum muslim akan semakin produktif. Berikut beberapa prinsip etos kerja dalam Islam.

Kerja adalah ibadah

Kerja itu Ibadah - 2.bp.blogspot.com
Kerja itu Ibadah – 2.bp.blogspot.com

Prinsip etos kerja menurut Islam yang pertama adalah kerja sebagai ibadah, sebagaimana disebutkan dalam Alquran, “sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah” (QS. Al An’am: 162). Artinya, sebagai muslim, Anda sebaiknya berniat untuk bekerja karena Allah SWT.

Kalau niatnya saja adalah untuk beribadah, Anda akan mendapat motivasi tambahan dalam bekerja. Bekerja bukan hanya sekadar kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga beribadah di jalan Allah SWT. Muslim mana yang tidak ingin berada di jalan-Nya?

Kerja adalah amanah

Kerja itu Amanah - img.haikudeck.com
Kerja itu Amanah – img.haikudeck.com

Saat merasa sangat malas atau tidak ikhlas dalam melakukan pekerjaan, ingatlah bahwa pekerjaan Anda di dunia merupakan suatu amanah. Keberadaan manusia di muka bumi adalah amanah sebagai khalifah sehingga apa pun kegiatan yang dilakukannya, termasuk bekerja, juga merupakan amanah.

Kalau Anda menyadari hal ini, bahwa bekerja adalah amanah dari Allah SWT, Anda dapat melakukan pekerjaan secara lebih serius dan ikhlas. Sebagai hasilnya, produktivitas kerja Anda pun diharapkan semakin meningkat.

Kerja adalah amal saleh

Kerja Adalah Amal Saleh - image.slidesharecdn.com
Kerja Adalah Amal Saleh – image.slidesharecdn.com

Telah disebutkan sebelumnya bahwa salah satu prinsip etos kerja dalam Islam adalah kerja sebagai ibadah. Tak berhenti hanya sampai di situ, ternyata hasil dari pekerjaan juga dapat menjadi amal saleh. Misalnya, dari pekerjaan Anda mendapat rezeki berupa uang, kemudian Anda membelanjakan uang tersebut untuk amal saleh. Anda membayar zakat dan memberi sedekah kepada orang yang membutuhkan.

Dengan memiliki pekerjaan, Anda jadi memiliki sumber daya untuk lebih banyak melakukan amal saleh. Amal saleh merupakan satu dari tiga amalan yang tidak akan terputus setelah kaum muslim meninggal kelak. Dua amalan lainnya adalah doa anak saleh dan ilmu yang bermanfaat.

Pekerjaan harus halal; jauhi yang haram

Pekerjaan yang Halal - maudience.com
Pekerjaan yang Halal – maudience.com

Agar pekerjaan yang Anda lakukan bisa disebut sebagai ibadah dan hasilnya bisa Anda pakai untuk melakukan amal saleh, pekerjaan tersebut haruslah halal.  Lakukan pekerjaan dengan cara yang benar—jauhi pekerjaan yang dilarang oleh Allah SWT.

Pekerjaan yang dilarang tersebut adalah jenis-jenis yang tidak halal. Dalam Islam, umumnya ada tujuh jenis pekerjaan yang haram, yaitu riba (mengambil tambahan secara tidak halal), gharar (ketidakpastian), dharar (penganiayaan), maysir (perjudian), maksiat, suht (barang haram), dan risywah (suap).

Memulai pekerjaan dengan basmalah dan diakhiri dengan hamdalah

Diawali dengan bismilah diakhiri dengan hamdalah - 2.bp.blogspot.com
Diawali dengan bismilah diakhiri dengan hamdalah – 2.bp.blogspot.com

Pekerjaan yang halal harus dilakukan dengan cara yang benar agar hal-hal baiknya bisa dipetik. Etos kerja dalam Islam menekankan akan hal ini. Kaum muslim sebaiknya memulai pekerjaan dengan mengucap basmalah dan mengakhirinya dengan hamdalah. Selain itu, selama bekerja, ada hal-hal lain yang ditekankan dalam etos kerja islami, yaitu:

  • Tidak meninggalkan salat lima waktu
  • Melakukan pekerjaan dengan ikhlas
  • Teliti dan tidak curang
  • Bertanggung jawab
  • Tidak mudah putus asa

Dengan melaksanakan prinsip etos kerja dalam Islam, diharapkan setiap pekerjaan yang umat muslim lakukan akan membawa berkah kebaikan.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close