Dunia Islam

Hikmah di dalam Kisah Nabi Musa

Hikmah di dalam kisah Nabi Musa dapat Anda pelajari dari perjuangan beliau menghadapi Firaun. Firaun adalah seorang pemimpin Mesir yang sangat kejam dan menindas rakyatnya.

Suatu hari, Firaun bermimpi kehilangan mahkotanya. Seorang peramal mengatakan mimpi tersebut bermakna Firaun akan kehilangan kekuasaannya. Firaun sangat marah mendengar hal tersebut. Peramal mengatakan kekuasaan Firaun akan digulingkan oleh seorang bayi laki-laki. Firaun pun memerintahkan pengawalnya untuk membunuh setiap bayi laki-laki yang lahir.

Terdapat seorang wanita bernama Yakubad yang melahirkan bayi laki-laki bernama Musa. Yakubad sangat takut anaknya akan dibunuh oleh Firaun. Yakubad menyelamatkan bayinya dengan memasukkan ke dalam peti dan menghanyutkannya ke sungai.

Dengan kuasa Allah, peti tersebut ditemukan oleh Asiah, istri Firaun, di Sungai Nil. Dia membawa Musa ke istana. Firaun hampir saja membunuhnya. Akan tetapi, Asiah mencegah. Asiah sangat menyayangi bayi Musa. Sejak saat itulah, Musa dibesarkan di istana Firaun.

Ketika telah dewasa, Musa diangkat oleh Allah menjadi nabi. Tugas Nabi Musa adalah membebaskan kaumnya dari kekejaman Firaun. Firaun mulai mengetahui usaha Nabi Musa untuk memeranginya sehingga dia berupaya membunuh Nabi Musa. Hikmah di dalam kisah Nabi Musa akan ditemukan pada usaha-usaha beliau melawan Firaun.

Mukjizat Nabi Musa

mukjizat nabi musa AS - abc.net.au
mukjizat nabi musa AS – abc.net.au

Meskipun Nabi Musa adalah orang pilihan dari Allah, bukan berarti selalu diberi mukjizat tanpa perjuaangan. Mukjizat tersebut diturunkan Allah di saat-saat genting dalam menghadapi Firaun. Mukjizat diberikan atas doa dan perjuangan beliau. Berikut ini adalah beberapa mukjizat tersebut.

  1. Mayat Dapat Berbicara

Suatu hari terjadi pembunuhan akibat perebutan harta warisan di Mesir. Tidak ada seorang pun yang mengetahui pembunuhnya. Nabi Musa datang dan memerintahkan salah satu di antara mereka untuk menyembelih sapi betina. Apa yang akan dilakukan Nabi Musa?

Ekor sapi betina tersebut dipukulkan pada mayat. Seketika, mayat tersebut dapat berkata bahwa yang membunuh adalah ayahnya sendiri. Allah ingin memperlihatkan kepada kaum Nabi Musa akan keistimewaan beliau agar memercayainya sebagai utusan Allah. Adapun kisah ini tertulis di dalam Alquran Surah Albaqarah ayat 73.

  1. Tongkat yang Berubah Menjadi Ular

Cerita mayat yang dapat berbicara tersebut terdengar sampai telinga Firaun. Dia sangat marah dan mengatakan Nabi Musa adalah tukang sihir. Sihir-sihir tersebut dilakukan untuk membodohi rakyat Firaun agar berpaling darinya.

Firaun berusaha menunjukkan kepada rakayatnya bahwa Nabi Musa adalah tukang sihir. Dia mengutus para tukang sihir untuk mengubah tongkat menjadi ular yang banyak jumlahnya. Jika Nabi Musa adalah utusan Allah, dia akan mengatasi ular-ular yang banyak tersebut.

Atas izin dari Allah, Nabi Musa melemparkan satu tongkat dan berubah menjadi ular besar. Seketika, ular tersebut memakan semua ular dari tukang sihir. Kejadian ini tertulis dalam Quran Surah Alaraf ayat 107.

  1. Tongkat yang Dapat Membelah Lautan

Sejak saat itu, Firaun memburu Nabi Musa untuk membunuhnya. Dia teringat kembali perkataan peramal tentang anak laki-laki yang akan menggulingkannya.

Saat terkepung Firaun di Laut Merah, Allah menurunkan mukjizat untuk Nabi Musa. Tongkat beliau dapat membelah laut tersebut dan menjadi jalan untuk dilalui Nabi Musa. Ketika Firaun akan melewatinya, jalan tersebut berubah kembali menjadi lautan yang menenggelamkan Firaun.

Mukjizat-mukjizat tersebut diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa sebagai bukti kenabian beliau. Mukjizat tersebut juga sebagai senjata melawan Firaun. Adapun hikmah di dalam kisah Nabi Musa terlihat dari keteguhan dan keberaniannya dalam melawan sosok yang zalim (Firaun), tidak peduli betapa berkuasanya sosok tersebut.

Sebarkan artikel ini untuk orang-orang tersayang. Allah memang tidak lagi menurunkan mukjizat sebagaimana yang pernah dianugerahkan pada para nabi, tetapi Allah Mahakuasa untuk memberikan pertolongan. Sesungguhnya Dia-lah penolong terbaik.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close