Dunia Islam

Hikmah di Dalam Kisah Nabi Yusuf

Siapa di antara Anda yang belum mengenal Nabi Yusuf? Barang kali kisah Nabi Yusuf sudah cukup terkenal. Nabi Yusuf merupakan utusan Allah yang sangat tampan. Ujian beliau adalah ketampanan tersebut. Anda tertarik dengan kisah beliau, Berikut ini adalah hikmah di dalam kisah Nabi Yusuf yang dapat Anda simak dan jadikan pelajaran berharga.

Nabi Yusuf merupakan putra Nabi Yakub. Beliau adalah anak ke tujuh dari dua belas bersaudara. Mukjizat beliau adalah dapat menafsirkan mimpi. Oleh karena itu, Nabi Yakub sangat melindungi beliau agar tidak dicelakai oleh orang-orang yang tidak puas dengan tafsir mimpi Nabi Yusuf.

Sikap Nabi Yakub yang seakan-akan lebih menyayangi Nabi Yusuf menimbulkan kecemburuan bagi saudara-sauradanya. Mereka berencana untuk mencelakakan Nabi Yusuf. Saudara tertua beliau, Yahudza, mengusulkan untuk membuang Nabi Yusuf ke dalam sumur.

Saudara-saudara Nabi Yusuf meminta izin kepada ayah mereka untuk membawa Nabi Yusuf pergi. Melihat sikap mereka yang tidak biasa tersebut, Nabi Yakub menghalangi mereka. Akan tetapi, mereka berusaha meyakinkan. Akhirnya, Nabi Yusuf berhasil mereka bawa.

Nabi Yusuf diajak bermain dengan berkejar-kejaran bersama. Akhirnya mereka sampai di tepi sebuah sumur. Mereka melepaskan baju Nabi Yusuf dan mengangkat beliau, lalu dimasukkan ke dalam sumur.

Saudara-saudara Nabi Yusuf pulang ke rumah dengan membawa baju yang telah sobek dan berlumuran darah, Mereka berkata Nabi Yusuf telah dimakan serigala. Nabi Yakub sangat terkejut dan seakan tidak percaya mendengar hal tersebut. Namun, beliau tidak dapat berbuat apa-apa.

Kisah Penemuan Nabi Yusuf

Kisah Penemuan Nabi Yusuf - static.republika.co.id
Kisah Penemuan Nabi Yusuf – static.republika.co.id

Babak kedua dari kisah Nabi Yusuf adalah penemuan beliau di sumur yang akhirnya diangkat anak oleh pejabat dari Mesir. Nabi Yusuf tinggal di rumah pejabat tersebut. Beliau diminta untuk membantu pekerjaan isterinya di rumah.

Zulaikha, isteri pejabat tersebut merawat Nabi Yusuf yang masih kecil dengan penuh kasih sayang. Akan tetapi, seiring bertambahnya waktu, Nabi Yusuf menjelma menjadi pemuda yang sangat tampan. Ketampanan beliau membuat Zulaikha jatuh hati.

Suatu saat, suami Zulaikha tidak berada di rumah. Dia mengundang Nabi Yusuf ke kamarnya.  Zulaikha merayu beliau. Sebagai seorang laki-laki, Nabi Yusuf merasa tergoda. Akan tetapi, beliau takut terhadap murka Allah. Nabi Yusuf berusaha tetap teguh dan tidak tergoda.

Zulaikha dengan terang-terangan mengatakan menyukai Nabi Yusuf. Dia berusaha menarik lengan baju baliau. Akan tetapi, Nabi Yusuf menghindar sehingga baju beliau sobek. Di saat yang sama, suami Zulaikha membuka kamarnya.

Zulaikha berusaha membuat kesaksian palsu dengan mengatakan Nabi Yusuf yang menggodanya. Nabi Yusuf berusaha membela diri sehingga terjadi saling menuduh di antara keduanya.

Suami Zulaikha bertanya kepada saudara Zulaikha yang terkenal jujur. Saudara Zulaikha mengatakan jika baju Yusuf yang bagian depan sobek, Zulaikha tidak bersalah. Jika baju Yusuf bagian belakang yang sobek, Zulaikha bersalah. Ternyata, baju bagian belakang Nabi Yusuf yang sobek karena ditarik oleh Zulaikha. Dengan demikian, Zulaikha bersalah.

Suami Zulaikha berusaha menyembunyikan kejadian tersebut karena isterinya yang bersalah. Akan tetapi, semua orang sudah terlanjur mendengarkan kabar tersebut. Zulaikha berusaha menunjukkan kepada orang-orang bahwa Nabi Yusuf memang sangat tampan sehingga orang yang melihatnya pasti tertarik.

Zulaikha mengundang perempuan-perempuan untuk memotong buah dengan pisau, lalu Nabi Yusuf lewat di depannya. Para perempuan tersebut terlena dengan ketampanan Nabi Yusuf sampai-sampai mengiris jari mereka tanpa terasa.

Dengan keadaan yang demikian, Nabi Yusuf khawatir akan godaan yang selalu datang kepadanya. Lebih-lebih dari Zulaikha. Nabi Yusuf berdoa agar dirinya dipenjara atas kesalahan dengan Zulaikha agar berita tidak makin berkembang.

Hikmah di dalam kisah Nabi Yusuf adalah kesabarannya menghadapi segala macam godaan yang datang karena ketampanan beliau. Nabi Yusuf tetap mengajak orang-orang untuk beriman kepada Allah bukan karena ketampanan beliau.

Bagikan artikel ini untuk teman-teman Anda. Ajaklah mereka untuk selalu bersabar di saat godaan tentang laki-laki atau perempuan mulai datang. Ambillah hikmah di dalam kisah Nabi Yusuf.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close