Dunia Islam

Keutamaan dan Hikmah Puasa Sunnah Menurut Islam

Ketahuilah, bahwasanya setiap perilaku dan kebiasaan yang dicontohkan oleh nabi Muhammad SAW tidak ada yang sia-sia. Salah satunya, kita bisa memetik hikmah puasa sunnah yang rutin dilakukan oleh Rasulullah SAW dan para nabi terdahulu. Sayangnya, tak banyak dari kaum muslimin yang memiliki keteguhan hati untuk menjalankannya secara rutin.

Padahal sejatinya, ada banyak hikmah puasa sunnah yang bisa kita rasakan, baik dari sisi jasmani, psikologis, maupun spiritual. Anda yang secara rutin melakukan puasa Senin-Kamis, misalnya, akan merasakan perbedaan yang cukup signifikan dalam diri masing-masing.

Lalu, apa saja hikmah menjalankan puasa sunnah menurut agama Islam? Berikut penjelasannya:

  • Lebih Mampu untuk Mengendalikan Hawa Nafsu

Puasa pada hakikatnya adalah untuk menahan diri. Rasulullah SAW mencontohkan puasa yang dilakukan adalah untuk mengendalikan hawa nafsu manusia yang demikian besarnya. Dalam hal ini, hawa nafsu yang dimaksud bukan hanya sekadar soal makan dan minum belaka.

Dengan sifatnya yang tamak, rakus, dan emosional, manusia memiliki syahwat yang kuat. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa merupakan perisai dari syahwat tersebut. Hikmah puasa sunnah adalah untuk mengontrol dan membelenggu nafsu buruk di dalam diri kita.

  • Puasa Akan Membawa Kita ke Surga

Hikmah menjalankan puasa sunnah secara rutin adalah pahala yang luar biasa – surga. Hal tersebut dicantumkan dalam sebuah hadis, yang artinya:

Dari Abu Umamah Radhiyallahu ‘anhu katanya, “Aku berkata (kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam): “Wahai Rasulullah, tunjukkan padaku suatu amalan yang bisa memasukkanku ke surga? Beliau menjawab: “Atasmu puasa, tidak ada (amalan) yang semisal dengan itu.”

Begitu dahsyatnya hikmah puasa sunnah sampai-sampai kita yang melakukannya akan dijanjikan ganjaran yang paling diimpikan oleh seluruh umat mukmin di dunia.

  • Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Pernahkah Anda membayangkan perbedaan diri yang tampak saat antara menjalankan puasa di bulan Ramadan dan di bulan-bulan biasa? Satu hal yang paling kentara adalah meningkatnya kualitas dan kuantitas ibadah yang kita lakukan.

Dengan menjaga puasa—tidak hanya di bulan Ramadan—kita bisa semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melakukan puasa sunnah secara tidak langsung membuat jiwa kita “terdorong” untuk senantiasa menjalankan amalan-amalan lain seperti membaca Alquran, bersedekah, dan berbicara santun.

  • Memperoleh Syafaat di Hari Kiamat

Salah satu keistimewaan dari hikmah puasa sunnah adalah mendapatkan syafaat di hari kiamat kelak. Syafaat merupakan sebuah pengampunan yang menjadi hak prerogatif Allah SWT. Dalam hal ini, Rasulullah memiliki izin dari-Nya untuk memberi syafaat bagi orang-orang beriman yang menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Dalam hal memperoleh syafaat bagi orang-orang yang berpuasa, hal ini telah dijelaskan dalam sebuah hadis yang artinya:

Puasa dan Alquran memberikan syafaat kepada hamba-Ku di hari kiamat. Puasa berkata, “Wahai Tuhanku, aku telah menghalanginya dari makan minum dan syahwat, maka berilah aku restu memberikan syafaat kepadanya. “Alquran berkata, Wahai Tuhanku, aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari, maka berilah aku restu memberikan syafaat kepadanya.” Lalu keduanya diberikan restu memberikan syafaat.” (HR. Ahmad dan Thabarani).

  • Memasuki Surga dari Pintu Khusus

Saat memasuki surga, terdapat sebuah pintu yang dikhususkan bagi orang-orang yang menjaga amalan puasanya. Pintu surga tersebut dinamakan pintu Rayyan, yang artinya menyegarkan. Mereka yang masuk dari pintu ini merupakan golongan khusus yang diberi ganjaran pahala oleh Allah SWT.

“Sesungguhnya di surga terdapat pintu yang dinamakan pintu rayyan yang khusus akan dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa pada hari kiamat. Selain mereka tidak bisa melalui pintu tersebut. Pintu itu akan berkata, ’Di mana orang-orang yang berpuasa?’ Orang-orang yang berpuasa lalu bangkit menuju pintu surga itu. Jika mereka telah memasukinya, pintu surga itu ditutup tidak seorang pun bisa masuk.” (HR. Bukhari-Muslim)

Itulah beberapa hikmah puasa sunnah yang bisa kita ambil. Semoga Allah SWT selalu memberi kita kekuatan untuk menjalankan amalan-amalan yang akan menyelamatkan kita di akhirat kelak. Amin.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close