FikihTausiyah

Ustadz Adi Hidayat: Hukum Pajak/Cukai dan Bekerja di Dalamnya

Ke mana kita dahulukan yang duluan dulu ya nanti Kita sesuaikan

Saya bekerja di Direktorat Jenderal Pajak ingin bertanya saya pernah mendengar sendiri bahwa pemungut pajak atau Cukai akan masuk neraka

lo mereka ya Awas hati-hati Bagaimanakah maksud dari hadis tersebut Ustadz saya tanya pada Antum Antum mendengar hadis atau terjemahan Hadits

Kamu nggak bisa Bahasa Indonesia tapi tidak bisa Bahasa Indonesia tapi itu bisanya bahasa Arab yang pasti untuk mendengar hadits bahasa hadisnya pemungut pajak atau Coba ya kan Bagaimana untuk mendapatkan hadits bahasa Indonesia setelah YouTube full contoh soal Makasih ya itu namanya dikaitkan dengan pertanyaan yang dimaksud Indonesia pungutan liar

yang diambil dari masyarakat pungutan liar yang dipaksakan diambil dari masyarakat hati-hati sekarang kita tanya dalam pengendalian bukan bukan bukan bukan ya Jadi tidak tepat boleh dimakan lah ketinggalan Pak jatuh keliru hati-hati sayang Iya tidak dapat ular dimakan Fajar Mas dengan pajak itu salah salah salah ya keluar semuanya bagaimana aplikasinya kalau tidak ada orang Islam yang baik yang mengarahkan makan semua kan dulu ketika sakitnya kalimat pertamanya tuh di situ Kenapa muncul kalimatnya karena ada preman-preman yang disukai orang-orang di pasar

biodata ambil ambil ambil ambil Oh ini bagian dari keamanan keamanan bagian keamanan ambil pungutan liar makanya disebut dengan Marquez dikenakan kepada non muslim yang ada di wilayah muslim namanya disebut dengan gizi aja balasan dari jasa yang diberikan pemerintah bagi orang Islam tidak perlu bayar lagi ada di jalan saja karena mereka membayar dikumpulkan disimpan di Baitul Mal diberikan kepada orang-orang membuat kemudian disusun oleh pemerintah mendapatkan kebaikan Adapun luas lingkaran adil dan dia tidak bisa diambil dari bagian

Bagaimana pajak yang dibenarkan oleh syariat itu maksudnya itu yang harus dikomentari lebih jauh lagi di saya luruskan dulu pernah di mana Saya tidak beli 2 dapat dibenarkan ada apanya yang tidak dibenarkan adalah salah satunya tadi pungutan-pungutan yang ada kemudian 5 lelaki yang masuk dalam penarikan uang

ini bukan orang-orang yang punya rumah sendiri

dari keburukan-keburukan yang baik-baik aja di sini itu bukan pajak yang dimaksud

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close