Dunia Islam

Ikhlas itu Sulit? 5 Cara Ikhlas Ini Bisa Anda Coba!

Menjadi orang yang ikhlas memang bukan perkara mudah. Namun bukan berarti sifat ini tidak dapat dilatih untuk dimiliki. Meski terdengar sederhana, namun tidak semua manusia dapat dengan mudah menggapai dan menerapkannya sekalipun dengan bekal ilmu agama yang mumpuni.

Tidak ada teori dan kaidah yang pasti untuk menerapkan sifat ikhlas ini. Hal ini karena ikhlas tergolong dalam tingkatan ilmu dan sifat tertinggi dalam tingkat keimanan seorang muslim. Suatu perbuatan dapat menjadi kecil atau besar nilai dan dampaknya karena sifat ini. Selain itu, ikhlas juga menjadi salah satu indikator diterima atau tidaknya amal yang telah kita laksanakan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menggapainya.

Bagaimana cara terbaik agar menjadi orang yang ikhlas? Anda bisa menerapkan 6 hal kecil ini di dalam kehidupan sehari-hari, seperti:

Ikhlaskan Diri Saat Melihat Kesuksesan Orang Lain

Cara Ikhlas - Entrepreneur
Cara Ikhlas – Entrepreneur

Hambatan terbesar seseorang untuk menggapai sifat ikhlas adalah kurang senangnya hati melihat orang lain memiliki kelebihan di berbagai hal. Padahal apa pun yang telah ada dan menempel di dalam diri adalah yang terbaik yang Allah SWT rancangkan untuk masing-masing hambanya.

Tidak sedikit orang yang merasa tidak cukup baik dan ingin mengikuti jejak orang lain dengan susah payah supaya memiliki keberuntungan yang sama. Sehingga yang muncul hanyalah rasa rendah diri yang berujung pada menyalahkan diri tiada henti yang itu artinya akan menyalahkan Sang Penentu Takdir.

Hal ini wajib dihindari bila ingin menggapai esensi keikhlasan. Karena hati yang tidak murni tentu tidak dapat meraih sesuatu yang suci. Maka ikhlaskan dan mulailah terima diri Anda.

Ikhlaskan dan Berlapang Dada Saat Kegagalan Menghampiri

Cara Ikhlas - Techpoint.ng
Cara Ikhlas – Techpoint.ng

Tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang tidak pernah merasakan pahit dan gelapnya sebuah kegagalan. Mulai dari tokoh-tokoh berpengaruh dunia pada masa lampau hingga masa kini. Hal ini tentunya bisa menjadi ladang yang sangat tepat untuk menumbuhkan sifat ikhlas di dalam diri. Karena saat Anda berusaha menerima apa pun yang menimpa Anda dan membiarkannya berlalu seiring waktu dan terus berusaha, di saat itulah hati Anda sedang ditempa dan dibersihkan melalui kegagalan tersebut.

Ditambah lagi, Allah SWT selalu memberi kabar gembira bagi hambanya yang selalu ikhlas melalui ayat ini, “Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Maka apabila engkau telah selesai dari suatu urusan, tetaplah bekerja keras untuk urusan lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap” (QS Al-Insyirah : 5-8)

Tidak Peduli dengan Penilaian Manusia

Cara Ikhlas - Parenttoolkit.com
Cara Ikhlas – Parenttoolkit.com

Ini adalah poin terpenting untuk memupuk sifat ikhlas dalam hati. Ketika seseorang tidak lagi memedulikan penilaian dan komentar manusia lain namun tetap berbuat baik, saat itulah esensi keikhlasan mulai terbentuk di dalam hati.

Sekalipun manusia tidak pernah menyaksikan, bukankah Allah SWT tidak tidur untuk terus menyaksikan hamba-hambanya?

Sembunyikan Amal Kebaikan

Cara Ikhlas - Saga
Cara Ikhlas – Saga

Cara ikhlas yang lebih mudah adalah dengan mulai tidak membicarakan segala perbuatan baik yang telah kita lakukan kepada orang lain. Hal ini juga telah disebutkan oleh Basyr bin Harits dalam hadis yang berbunyi, “Janganlah engkau beramal agar engkau disebut-sebut, sembunyikanlah kebaikanmu sebagaimana engkau menyembunyikan keburukanmu.”

Menyimpan rapi setiap kebaikan yang telah kita lakukan menjadi latihan awal yang baik untuk menggapai sifat ikhlas.

Selalu Berkomunikasi dengan Allah SWT

Cara Ikhlas - Kyawkyawoo.wordpress.com
Cara Ikhlas – Kyawkyawoo.wordpress.com

Menjaga keintiman komunikasi dengan Allah SWT merupakan salah satu kunci menggapai keikhlasan. Bagaimana tidak? Dengan selalu berkomunikasi dengan Allah SWT dalam bentuk doa, salat, zikir, maka tentunya hati akan terlatih untuk selalu dalam keadaan bersih. Hati yang bersih merupakan pangkal datangnya kebaikan. Dan kebaikan akan selalu mendatangkan kedamaian dan ketenteraman.

Karena sifat ikhlas tidak dapat hadir secara tiba-tiba dan tidak diwariskan, maka sifat ini perlu ditanamkan melalui kebiasaan-kebiasaan yang baik. Yuk, amalkan sekarang juga!

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close