TausiyahUmroh

10 Tips Cara Menjaga Hati setelah Umroh agar Mabrur

Selepas umroh para jamaah tentu ingin bisa mendapatkan umroh yang mabrur. Oleh karenanya agar ibadah umroh tidak sia-sia, penting untuk menjaga amalan kita selama berada di tanah suci dan setelahnya. Sesuai dengan salah satu tujuan umroh, yaitu makna tawaf. Tawaf bermakna untuk dapat menjaga hati agar tetap bersama dengan Allah.

Oleh karenanya setelah umroh agar ibadah umroh bisa mabrur, jamaah harus selalu ingat kepada Allah dengan tetap menjaga hati. Berikut ini cara menjaga hati dari Rasulullah SAW, agar tenang serta terbebas dari segala macam penyakit hati.

Salat

Menjaga hati - rantlivestyle.com
Menjaga hati – rantlivestyle.com

Selain merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri dan berkomunikasi kepada Allah SWT, salat juga bisa mengobati berbagai jenis penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, dan gelisah. Namun salat harus dilakukan dengan kusyuk, sehingga hati bisa menjadi tenang. Berdoa setelah salat akan meringankan segala permasalahan hidup.

“Hanya kepada-Mu lah kami menyembah, dan hanya kepada-Mu lah kami meminta pertolongan.” (Q. S. Al-Fatihah : 5).

Zikir

Menjaga hati - besamadakwah.net
Menjaga hati – besamadakwah.net

Zikir merupakan cara kita agar dapat selalu mengingat Allah SWT dalam setiap langkah dan perbuatan kita. Dengan mengingat Allah, dapat membuat hati kita lebih baik. Biasakan untuk senantiasa berzikir, sehingga perbuatan kita semata-mata bertujuan mengharap rida Allah SWT.

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.”

(Q. S Ar-Ra’du : 28).

Sabar dan Ikhlas

Menjaga hati - pinterest.com
Menjaga hati – pinterest.com

Emosi hanya akan membuat kita tidak tenang dan bisa menjurus ke penyakit hati. Oleh karenanya, kita dianjurkan untuk bersikap sabar menghadapi segala masalah dalam hidup. Selain itu juga harus menjauhkan diri dari sifat keras hati dan amarah yang hanya akan memancing penyakit hati. Termasuk harus bersifat ikhlas karena Allah dan tidak memiliki sifat duniawi yang memang tidak mudah untuk dilakukan.

Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” (Q.S. Al-Baqarah : 153).

Membaca, Mendengarkan, dan Mengamalkan Alquran

Menjaga hati - satyavedism.com
Menjaga hati – satyavedism.com

Petunjuk Allah ada dalam Alquran bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. Membaca, mendengarkan, dan mengamalkan Alquran bisa membuat hati tenang saat mengingat Allah. Oleh karenanya Alquran mampu menjaga hati kita dari segala penyakit hati yang berbahaya.

Berbaik Sangka Kepada Allah SWT

Menjaga hati - qurran-o-sunnat.com
Menjaga hati – qurran-o-sunnat.com

Selalu berbaik sangka kepada Allah, karena ada hikmat di balik ujian atau cobaan dari Allah SWT. Takdir Allah pada kita dimaksudkan untuk menguji iman dan takwa kita.

Selalu Bersyukur

Menjaga hati - masirul.com
Menjaga hati – masirul.com

Kita harus selalu bersyukur, baik saat dalam kesenangan ataupun dalam keadaan sulit. Dengan bersyukur, Tuhan pun akan lebih menambah nikmat kita. Selain itu, kita harus menyadari bahwa semua yang kita miliki hanya titipan Allah semata, hingga saatnya nanti diambil kembali. Tuhanlah yang mengatur semuanya dalam hidup ini, sehingga kita akan merasa lebih tenang karenanya.

Yakin terhadap Bantuan Allah

Menjaga hati - pinterest.com
Menjaga hati – pinterest.com

Kita harus yakin bahwa Allah tidak akan memberi cobaan yang melebihi kemampuan kita. Bila kita percaya kepada-Nya, kita harus yakin bahwa Tuhan juga akan membantu kita melewati semua persoalan hidup. Dengan demikian kita bisa lebih tenang karena yakin Allah selalu bersama kita.

“Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira bagimu dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

Sifat Memaafkan

Menjaga hati - tabungwakaf.com
Menjaga hati – tabungwakaf.com

Sedangkan Allah SWT saja adalah Maha Pemaaf. Sebagai manusia tentu kita harus mau memaafkan kesalahan orang lain, bahkan sebelum orang itu meminta maaf.

“Jadilah engkau pemaaf, dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” (Surah Al-A’raf : 199)

Menjaga Silaturahmi

Menjaga hati - kakathaya.com
Menjaga hati – kakathaya.com

Sebagai makhluk sosial, manusia perlu saling berinteraksi. Untuk menjaga hubungan, dianjurkan saling bersilaturahmi. Menurut Rasulullah SWT, menjalin silaturahmi bisa menjaga hati dan ketenteraman jiwa.

Tidak Boleh Berprasangka Buruk

Menjaga hati - nasihatut.com
Menjaga hati – nasihatut.com

Allah SWT berfirman agar kita menjauhi terlalu banyak prasangka buruk, karena sebagian prasangka adalah dosa. Mencari-cari kesalahan orang lain ibarat memakan daging saudaranya yang telah mati.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
%d bloggers like this: