Dunia Islam

Restorasi Kejayaan Muslim di Spanyol

Meski kini Islam lebih identik dengan Timur Tengah, ternyata muslim pernah berjaya di Spanyol selama 7 abad, yakni dimulai dari abad V hingga abad XV Masehi. Kala itu, Spanyol lebih dikenal dengan sebutan Andalusia dan telah menjadi pusat peradaban di Eropa. Namun sayangnya, gaya hidup yang mewah dari para pemimpin Islam mengantarkan kekuasaan tersebut pada kehancuran. Kekuasaan muslim Spanyol lantas diambil oleh imperium Kristen, sementara umat Islam diusir keluar negara.

Kembalinya Islam ke Spanyol

Muslim Spanyol - archive.li
Muslim Spanyol – archive.li

Hingga awal tahun 1980-an, pertumbuhan populasi Muslim sudah mencapai jumlah 500 ribu jiwa. Jumlah ini sudah mencakup pengungsi dari Palestina dan Iran. Namun, yang menjadi tanda kembalinya Islam ke Spanyol adalah warga asli yang memutuskan beralih agama. Hasilnya, di pertengahan tahun 1990-an, jumlah mualaf mengisi setengah dari populasi Muslim Spanyol.

Perkembangan Islam hingga Kini

Muslim Spanyol - hidayatullah.com
Muslim Spanyol – hidayatullah.com

Islam berkembang pesat selama 40 tahun terakhir. Di tahun 2014, jumlah Muslim Spanyol mendekati angka lima persen dari populasi. Diperkirakan angka ini akan terus bertambah. Apalagi, warga asli Spanyol sangat objektif sehingga tidak melabeli Islam sebagai teroris seperti yang terjadi di hampir seluruh Eropa.

Contohnya, ketika berkunjung ke Barcelona, Anda akan melihat perpaduan harmonis antara budaya Eropa dengan Islam. Makanan halal dengan mudah dijumpai di sepanjang jalan utama. Pengunjungnya bukan hanya warga Muslim, warga asli pun ikut mencicipinya. Tak hanya itu. Terdapat pula toko cukur rambut yang telah mencantumkan label halal sehingga aman bagi muslim Spanyol.

Peninggalan sejarah kerajaan Andalusia pun yang masih dapat disaksikan. Seperti di Granada, Anda akan menjumpai banyak jalan sempit dengan sentuhan arsitektur Timur Tengah. Tempat wisata tersohor seperti Istana Alhambra banyak dikunjungi turis terutama pemeluk agama Islam. Bahkan, kota ini menjadi rumah bagi komunitas imigran muslim dari wilayah Afrika Utara dan Barat.

Menghadapi Tantangan

Muslim Spanyol - suchtv.pk
Muslim Spanyol – suchtv.pk

Sebagai kaum minoritas, pemeluk Islam di Spanyol menghadapi tantangan yang tidak ringan. Kendala yang paling utama adalah susahnya mendapatkan tempat ibadah yang memadai. Musala atau masjid minim jumlahnya serta memiliki jarak yang jauh. Padahal terdapat sekitar 2 juta penduduk muslim di negeri matador ini.

Memang konstitusi Spanyol melindungi kebebasan beragama. Tetapi beberapa kebijakan pemerintah lokal masih membatasi kebebasan beragama minoritas. Misalnya, wanita dilarang memakai burqa, niqab, serta busana Muslim di gedung-gedung pemerintahan.

Pembangunan masjid di beberapa tempat juga dilarang. Pernah dijumpai kasus di sebuah kota kecil di luar Barcelona yakni Molins De Rei, ketika otoritas lokal menangguhkan setiap pembangunan masjid meskipun izin pembangun telah dikantongi komunitas muslim.

Perjuangan umat Islam masih panjang untuk mengembalikan kejayaan. Di Sevilla, kini masih dilakukan penggalangan donasi untuk pembangunan masjid. Masjid ini nantinya tak hanya dibuka sebagai tempat ibadah tetapi juga untuk menyampaikan syariat-syariat Islam.

Salah satu masjid besar yang berdiri di ibu kota negara yakni Madrid Central Mosque dan Islamic Cultural Center, yang menjadi bukti dari kegigihan muslim Spanyol untuk merestorasi kejayaan masa lalu. Butuh waktu bertahun-tahun untuk mengumpulkan dana agar dua masjid tersebut dapat berdiri. Keberhasilan ini selalu memotivasi pemeluk muslim di kota-kota lainnya untuk terus berjuang mendapatkan kesetaraan hak beragama.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close