Haji

Ini 7 Jenis Penyakit Jamaah Haji yang Perlu Diwaspadai

Berangkat haji menjadi keinginan terbesar umat Islam dari berbagai belahan dunia. Hanya saja, ada hal yang perlu dikhawatirkan oleh setiap jamaah haji. Hal tersebut adalah keberadaan berbagai penyakit jamaah haji yang bisa berakibat fatal. Termasuk di antaranya adalah kematian.

Kasus kematian yang melanda jamaah haji memang terus bermunculan. Sejak pemberangkatan haji pada era orde lama hingga saat ini, selalu saja ada jamaah yang kehilangan nyawa di tanah suci. Pada tahun 2015, terdapat 491 jamaah meninggal. Angka tersebut turun di tahun 2016 menjadi 342 jiwa. Namun, tahun 2017 terjadi peningkatan ke angka 438 jiwa.

Pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sejatinya telah berusaha meminimalkan angka kematian jamaah. Misalnya, dengan melakukan pendataan terhadap para jamaah risiko tinggi (risti). Namun, upaya tersebut tentu juga harus diimbangi dengan usaha dari para jamaah dalam mengatasi penyakitnya.

Oleh karena itu, bagi para calon jamaah haji yang bersiap-siap ke Tanah Suci, harus melakukan langkah preventif terhadap berbagai jenis penyakit yang bakal mengancam. Secara umum, terdapat dua jenis penyakit jamaah haji yang ada di Tanah Suci, yakni penyakit bawaan dan penyakit yang muncul di Arab Saudi. Penyakit-penyakit tersebut antara lain adalah:

Diabetes

Penyakit Jamaah Haji - getholistichealth.com
Penyakit Jamaah Haji – getholistichealth.com

Diabetes sejatinya bukan jenis penyakit yang muncul saat jamaah berada di Tanah Suci. Penyakit ini merupakan jenis penyakit bawaan yang sebelumnya telah diderita oleh jamaah.

Kardiomegali

Penyakit Jamaah Haji - 1.bp.blogspot.com
Penyakit Jamaah Haji – 1.bp.blogspot.com

Kardiomegali merupakan penyakit yang muncul akibat ada permasalahan pada jantung. Penyakit ini sudah ada di tubuh jamaah semenjak keberangkatan.

Hiperkolesterol

Penyakit Jamaah Haji - penyakit.id
Penyakit Jamaah Haji – penyakit.id

Sesuai dengan namanya, hiperkolesterol merupakan penyakit yang muncul akibat tingginya kandungan kolesterol dalam tubuh. Penyakit ini tidak muncul secara tiba-tiba. Penyebab kemunculannya bervariasi, bisa terjadi karena kombinasi adanya faktor genetik dan lingkungan. Termasuk di antaranya adalah obesitas dan stres.

Hipertensi

Penyakit Jamaah Haji - static.abplive.in.com
Penyakit Jamaah Haji – static.abplive.in.com

Darah tinggi atau hipertensi jadi penyakit yang kerap dibawa oleh jamaah saat berangkat ke Tanah Suci. Penyakit ini diketahui bisa memicu terjadinya berbagai penyakit lain. Termasuk di antaranya adalah stroke, serangan jantung, ataupun penyakit ginjal kronik.

Heat stroke

Penyakit Jamaah Haji - hellosehat.com
Penyakit Jamaah Haji – hellosehat.com

 

Heat stroke atau pancaran sinar matahari yang sangat panas juga menjadi perhatian penting bagi setiap jamaah. Apalagi, suhu udara di Arab Saudi jauh lebih panas dibandingkan dengan di Indonesia.

Infeksi saluran pencernaan

Penyakit Jamaah Haji - cdn.saludcasera.com
Penyakit Jamaah Haji – cdn.saludcasera.com

Penyakit berikutnya adalah infeksi saluran pencernaan yang diakibatkan oleh bakteri vibrio kolera. Bakteri ini menyebar melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh para jamaah. Untuk mengantisipasinya, para jamaah perlu menjaga pola hidup bersih selama berada di Tanah Suci.

Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV)

Penyakit Jamaah Haji - nysna.org.com
Penyakit Jamaah Haji – nysna.org.com

Penyakit jamaah haji yang satu ini perlu menjadi perhatian para jamaah. Apalagi, penyakit ini bisa menjangkiti siapa pun. Baik jamaah yang berusia tua ataupun muda. Mereka yang bertubuh sehat pun dapat terinfeksi oleh penyakit ini. MERS-CoV diketahui merupakan penyakit yang ditularkan oleh binatang di Timur Tengah.

Pemerintah sejatinya telah menyiapkan tenaga medis untuk bisa membantu para jamaah haji Indonesia. Bahkan, pasokan obat juga disediakan dalam jumlah yang banyak setiap tahun. Namun, hal tersebut tentu saja tidak cukup kalau tanpa ada usaha yang berimbang dari jamaah.

Apalagi, tak sedikit jamaah yang berharap bisa meninggal dunia selama menjalankan prosesi ibadah haji. Dengan meninggal di Tanah Suci, para jamaah bakal dimakamkan di area pemakaman yang telah disediakan oleh Pemerintah Arab Saudi. Menurut beberapa riwayat hadits, mereka yang meninggal di Tanah Suci bakal memperoleh berbagai keistimewaan di akhirat kelak. Wallahu a’lam bishowab.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close