4 Perbedaan Ibadah Haji dan Umroh yang Paling Mendasar

Ibadah haji dan umroh sama-sama dilaksanakan di dua kota suci bagi umat Islam, yakni Makkah dan Madinah. Namun, keduanya memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Dalam agama Islam, melakukan ibadah haji termasuk ke dalam salah satu rukun beragama, dan wajib dilaksanakan bagi umat yang mampu. Mampu dalam hal ini tidak hanya dilihat dari sisi finansial, tapi juga kemampuan secara fisik, dan psikis.

Di sisi lain, umroh adalah suatu amalan sunah muakad, atau sunah yang diutamakan. Kebanyakan orang biasanya menganggap bahwa melakukan umroh saja sudah cukup sebagai pelengkap agama. Padahal, dilihat dari dasar hukumnya saja sudah berbeda.

Selain dari segi hukum, berikut adalah beberapa perbedaan ibadah haji dan umroh yang perlu Anda ketahui:

Waktu Pelaksanaan Haji Terikat, Sedangkan Umroh Bebas

Perbedaan ibadah haji dan umroh - hajidanumrohyulianto.files.wordpress.com

Perbedaan ibadah haji dan umroh – hajidanumrohyulianto.files.wordpress.com

Ketentuan waktu pelaksanaan ibadah haji adalah di bulan Dzulhijjah, tepatnya pada tanggal 9-13. Jika melakukan niat ibadah haji di luar waktu tersebut, maka amalannya tidak akan diterima. Dengan kata lain, umat Islam yang ingin berhaji hanya dapat melakukannya satu kali dalam setahun.

Untuk ibadah umroh, waktu pelaksanaannya bisa kapan saja, sepanjang tahun, kecuali pada waktu-waktu yang dimakruhkan. Waktu tersebut adalah selama hari Arafah (9 Dzulhijjah), hari Nahar (10 Dzulhijjah), serta hari Tasyrik (11-12 Dzulhijjah). Selain itu, Anda bisa melaksanakan umroh lebih dari 1 kali selama setahun.

Rukun dan Tata Cara Pelaksanaan

Perbedaan ibadah haji dan umroh - image.slidesharecdn.com

Perbedaan ibadah haji dan umroh – image.slidesharecdn.com

Perbedaan ibadah haji dan umroh selanjutnya terletak pada rukun dan tata cara pelaksanaan ibadah itu sendiri. Bagi Anda yang telah melaksanakan haji, tentu sudah mengetahui bahwa rukun yang dilakukan lebih banyak dari umroh, sehingga seseorang yang berhaji, otomatis juga melaksanakan umroh. Tapi tidak sebaliknya.

Dalam haji, umat Islam wajib melaksanakan 7 rukun, yaitu:

  • Ihram
  • Tawaf
  • Sai
  • Wukuf di Arafah
  • Mabit (menginap) di Mudzdalifah
  • Melempar jumrah (batu kecil) di Mina
  • Tahalul (mencukur rambut sebagai simbol bahwa dari setiap rambut yang dicukur, maka gugurlah kesalahan kita)

Sedangkan untuk ibadah umroh, rukun yang wajib dilakukan hanya ada empat, yakni ihram, tawaf, sai, dan tahalul.

Jemaah Haji Wajib Mengunjungi Arafah, Mudzdalifah, dan Mina

Perbedaan ibadah haji dan umroh - 4.bp.blogspot.com

Perbedaan ibadah haji dan umroh – 4.bp.blogspot.com

Memang jika dilihat secara luas, ibadah haji dan umroh sama-sama dilakukan di kota Makkah. Namun, pelaksanaan umroh hanya terpusat pada sekitar lokasi kakbah dan tempat sai. Secara teknis, kedua kawasan tersebut masih masuk ke dalam lingkungan Masjidil Haram.

Sementara untuk ibadah haji, jemaah harus melakukan manasik di tempat-tempat selain Makkah. Rukun haji mewajibkan kita untuk bertawaf di kakbah, sai antara bukit Safa dan Marwah, bermalam di Mudzdalifah, wukuf di Arafah, dan melempar jumrah di Mina.

Di hari-hari biasa, tiga kota tersebut (Arafah, Mudzdalifah, dan Mina) jarang sekali didatangi banyak orang, karena kawasannya didominasi oleh gurun pasir yang kering dan panas. Namun saat musim haji tiba, ketiga lokasi itu disulap dengan tenda-tenda jemaah, tempat untuk melakukan aktivitas sehari-hari selama berhaji.

Ibadah Haji Memakan Waktu yang Lebih Lama

Perbedaan ibadah haji dan umroh - image.slidesharecdn.com

Perbedaan ibadah haji dan umroh – image.slidesharecdn.com

Biasanya sering kita lihat banyak biro perjalanan yang menawarkan umroh 9 hari, 10 hari, atau 15 hari. Padahal, pelaksanaan ibadah umroh itu sendiri tidak sampai memakan waktu 1 hari. Secara teknis, rangkaian rukun umorh seperti ihram, tawaf tujuh putaran di Kakbah, serta sai dan tahalul bisa dilakukan dalam waktu 2-3 jam saja.

Sedangkan untuk ibadah haji, pelaksanaannya membutuhkan waktu paling cepat 4 hari (untuk nafar awal) sampai 5 hari (untuk nafar tsani). Hal tersebut juga dipengaruhi oleh lokasi rukun haji yang berpindah-pindah, tidak berpusat di satu lokasi saja.

Itulah perbedaan ibadah haji dan umroh yang wajib kita ketahui. Semoga amalan dan ibadah kita bisa diterima oleh Allah SWT.

Add Comment

%d bloggers like this: