Tausiyah

Ustadz Oemar Mita, Lc: Pertempuran Antara Haq dan Bathil Akan Abadi Hingga Kiamat

Sebelumnya yuk klik subscribe untuk gratis berlangganan lalu tekan tombol lonceng untuk mendapatkan pemberitahuan video terbaru dan jangan lupa like dan share ya Sob pamer sayang semoga Rahmat Hidan Allah berkahi apa sesungguhnya yang abadi di dalam perjalanan hidup manusia melewati dan mengarungi waktu sampai ditegakkan hari kiamat Mungkin ada yang menjawab yang abadi adalah umurnya iblis ketika Allah menetapkan bahwasanya itu ditangguhkan ajalnya hingga hari kiamat

Jawaban itu benar tetapi bukan satu-satunya jawaban kalau aku sesungguhnya yang merupakan bagian dari kata Dian adalah make otoshiro sesungguhnyatermasuk diantara perkara yang terus akan menjadi Abadi Bersama dan berjalan bersama kehidupan manusia yaitu adalah tentang hakikat pertempuran antara yang hak dan yang batil karena sesungguhnya yang haq dan bathil akan selamanya tidak pernah berdampingan Kecuali mereka akan saling bertempur hingga hari kiamat

Perhatikan Bagaimana kisah lembaran-lembaran sejarah menampilkan kisah pertempuran yang hak dan yang batil itu tidak pernah berhenti bukan karena bertempur melawan iblis ketika menggodanya dalam kehidupan di surga sampai dalam kehidupan di dunia dilanjutkan Nabi Nuh ketika orang-orang kafir sampai kemudian Allah berikan pertolongan dengan kapal yang menjadi pembeda antara orang yang beriman dengan orang yang kafir sebagaimana Musa dihadapkan oleh Allah dengan satu musuh yaitu adalah Firaun sebagaimana Ibrahim pun Allah sediakan Musaibadah Namrud

Disinilah kita mengerti cowok bahwasanya setiap pelakon pelakon kebenaran di dalam panggung kehidupan mereka tidak akan selamanya berjalan di dalam kehidupan seorang diri tetapi sesungguhnya perlakuan-perlakuan di dalam alam di dalam panggung kehidupan akan senantiasa berdampingan dengan musuhnya musuhnya adalah kelakuan-kelakuan kebatilan yang mengusung apa yang dihasilkannya apa yang diakibatkan oleh iblis untuk menghalangi dan mahal manusia dari jalan kebenaran inilah yang kemudian dikatakan oleh Allah di dalam salah satu ayat yang gagal dicaci manusia artinya siapapun mereka yang meretas Jalan kenabian mengikuti suara kebenaran yang disampaikan oleh para rasul Sesungguhnya Allah telah siapkan bagi mereka itu adalahdi sinilah pertanyaan kita kemudian terhampar

Apakah kita setelah memahami bahwasanya setiap kebenaran dan setiap kebatilan akan turun menyamping Di mana mereka akan bertempur setiap waktunya hingga hari kiamat maka seorang mukmin adalah orang yang harus menentukan di mana posisinya ketika terjadi antara pertempuran antara kebenaran dengan kebatilan karena sesungguhnya didalam hal ini tidak menerima netralitas tidak menerima tengah-tengah tetapi seorang mukmin harus memilih dan pilihan orang yang beriman adalah pilihan yang jatuh kepada kebenaran inilah yang menjadi sebuah perhatian besar karena kita sebagai orang yang beriman kepada Allah tentunya tidak akan pernah keimanan kita membiarkan kita mampu memaklumi setiap kebatilan

Sesungguhnya orang yang beriman harus banyak belajar dari kisah-kisah yang Allah gulirkan dalam kehidupan kita supaya kita mengambil sikap bagaimana setiap makhlukNya Allah itu mengambil peranandengan kemampuannya untuk menegakkan kembali untuk menegakkan kebenaran dan menghilangkan bekas ikan banyak belajar dari kisah semut yang diceritakan dalam kitab yang besok Al Anbiya ketika imam Ibnu Katsir menceritakan semut mendapati Nabi Ibrahim ketika dibakar oleh Namrud

Apakah semut itu Diam tidak dikisahkan dalam riwayat-riwayat yang selamat mengambil peranan dia mengambil air dia menuangkan air ke api yang membakar Nabi Ibrahim Alaihissalam mengerti bahasa tetesan air yang dibawa mungkin memadamkan api yang sedang membakar Nabi Ibrahim tetapi bukan itu yang menjadi perhatian Imam Ibnu Katsir tapi yang menjadi perhatian adalah ternyata semut mengambil peranan untuk menegakkan kebenaran untuk menghilangi kebatilan walaupun air yang diambil 3 jam berapa karena niat dan istihadhah memadamkan api kebatilan yang sedang membakar Nabi Ibrahim AlaihissalamBelajarlah pula dari kemudian kodok ceritakan dalam riwayat-riwayat yang pahit pada ataupun katak termasuk binatang yang dikisahkan dalam riwayat yang berkelahi Qada dan kata itu mengambil air pula untuk memadamkan api yang sedang membakar Nabi Ibrahim Alaihissalam

Mereka mengambil air mereka kemudian sampaikan air itu kepada api yang sedang membakar Nabi Ibrahim di dalam kodok dan tidak langsung mereka melakukan itu kecuali Allah karena mereka mengambil peranan untuk memadamkan kebatilan sesuai dengan kemampuan mereka Maka perhatikan pula kisah yang disampaikan oleh Imam az-zahabi ceritakan pula oleh Imam Imam Ibnu Hajar al-asqalani rohimakumullah yaitu ketika menceritakan tentang peristiwa bangsa Mongol yang memasuki Kota Mekah kita bangsa Mongol ketika memasuki kota jam setelah mereka menjatuhkan bekerja maka sesungguhnya mereka itu membawa fisik membawa misi bagaimana mereka menyebarkan kristenisasi

Ada sebuah kisah nyata yang terjadi itu adalah ketika pendeta sedang menyampaikan tentang Ajaran laporan untuk memasukkan orang ke dalam ajaran itu maka dia sembari menghujat Rasulullah selalu wasallam maka diantara pembesar itu ada yang mempunyai anjing-anjingnya ditali dalam sebuah itu kemudian diikat pada sebuah tempat ketika Anjing itu mendengar pendeta menghina Ternyata hanya dengan sekuat mampunya anjing melepaskan dirinya selalu menggigit sang pendeta Ketika sang pendeta sedang berkobar-kobar semangatnya untuk menghujat Rasulullah digigit tangannya kemudian orang berusaha untuk memisahkan mereka itu dengan anjing yang sudah membikinnya orang itu lalu berkata kepada sang pendeta kamu ini menghujat Rasulullah anjing ini tidak terimaketika kamu sedang hujan Rosulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melihat ancaman yang sedang udah ikut kembali saja anjingnya kembali kemudian tiket lagi anjingnya lalu kemudian sang pendeta melanjutkan kembali maka dia kemudian melanjutkan budaya dan kepada orang yang melanjutkan celan kepada nabi Anjing itu kembali memperlihatkan taringnya tertutup kemudian berusaha untuk melepaskan dan betul-betul kemudian ketika Anjing itu lepas langsung digigit lahirnya sang pendeta mati tersungkur hina sedikit sang anjing ketika dia belum menyelesaikan kalimat gugatan yang dia sampaikan kepadanya

Tahukah kita peristiwa menjadikan 40000 orangdipisahkan oleh Imam Ibnu Hajar masa Islam disebabkan peristiwa ketika mereka melihat anjing itu membunuh seorang pendeta yang menghujat Rasulullah selalu bersama kita ini saya sampaikan sederhana kalaulah sekolah Pondok dan kalaulah anjing mereka mengerti bahwasanya pertempuran antara yang hak dan yang batil gak pernah berhenti dan mereka memberikan peranan sesuai dengan apa yang mereka mampu semut membawa air Pondok menjemput air dan kemudian Anjing menggigit dengan giginya ketika kemudian menerkam sang pendeta ketika membujuk nabi pertanyaan kita sederhana keimanan yang tertanam di dalam hati saya tertanam di dalam hatinya untuk

Sudahkah kita mengambil peranan untuk kemudian kita memilih diantara hakikat pertempuran antara yang hak dan yang batil yang tidak pernah berhenti dalam setiap sama dalam setiap waktu dalam setiap lorong-lorong waktu selalu ada pertempuran antara yang hak dan yang batil maka tentukan apakah kita telah memberikan fitnah kita kepada Islam untuk anakkontribusi kita kalah dengan kontribusi jangan sampai kontribusi kita kalah bagaimana kontribusi kita dengan kodok Jangan sampai kita kelas bagaimana kontribusi anjing ketika tidak rela ditolak oleh orang-orang kafir ketika mereka tidak menerima Rosulullah Alaihi Wasallam karena sesungguhnya Iman bukan hanya menjadikan otot sayap di dalam ruku dan sujud tapi cowonya kiriman yang kita miliki menciptakan Antum dan menciptakan Saya mencintai ketaatan dan membenci kekufuran dan membenci kemaksiatan kebatilan

Itulah harga yang paling pantas iman ada tegak dengan dua pondasi Allah jadikan hatimu cinta kepada ketaatan dan alat jaringan hatimu benci sama kamu mengambil posisi memberikan kontribusi kepada Islam sesuai dengan kemampuan yang diberikan Semoga saya yang menyampaikan informasi memberikan kontribusikemampuan kita masing-masing karena akan datang suatu hari ketika Allah akan bertanya kepada kita dikalahkan Mahesa kita bukan hanya Allah memisahkan kita tapi Allah dan menghisap apa yang telah kamu berikan kepada Islam Karena itulah yang akan menjadi tugas penting dalam kehidupan kita beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala salamualaikum warahmatullah

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
%d bloggers like this: