Dunia Islam

4 Jenis Puasa Sunnah yang Diajarkan Rasulullah SAW dalam Ajaran Islam

Dalam Islam, ibadah sunnah menjadi ladang amal yang bisa kita lakukan untuk mengharap rida kepada Allah SWT. Salah satunya adalah puasa sunnah. Memang, tuntunan yang bersifat sunnah boleh tidak dikerjakan, tapi alangkah lebih baik jika kita melakukannya. Hikma puasa sunnah tidak hanya melulu tentang pahala yang akan kita peroleh, tapi juga manfaat lainnya.

Inilah beberapa jenis dan keutamaan melakukan puasa sunnah dalam ajaran Islam:

Puasa Senin-Kamis

Puasa sunah - abiummi.com
Puasa sunah – abiummi.com

Puasa di hari Senin dan Kamis merupakan salah satu ibadah yang rutin dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah hadis dijelaskan, yang artinya:

Dari ‘Aisyah -radhiallahu ‘anha- : bahwa Nabi -sholallahu ‘alaihi wasallam- sering melakukan puasa Senin dan Kamis. (HR Ibnu Majah, At-Tirmidzi dan An-Nasai)

Selain mengikuti tuntunan Rasulullah, puasa sunnah ini adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jika biasanya kita malas untuk membaca Alquran, orang yang berpuasa cenderung lebih giat untuk melakukannya. Kita juga bisa secara rutin mengontrol nafsu makan, melancarkan pencernaan, dan menjauhkan diri dari berbagai macam penyakit.

Puasa di Bulan Muharram

Puasa sunah - media.ihram.asia
Puasa sunah – media.ihram.asia

Beberapa ulama berpendapat bahwa melakukan puasa di hari ke-10 di bulan Muharram bisa menghapus dosa selama setahun. Namun, hal itu juga banyak menjadikan perdebatan di kalangan ulama lain yang mengatakan bahwa dasar hadis tersebut daif. Ada juga yang menyatakan bahwa berpuasa di hari ke-10 saja di bulan Muharram menyerupai kaum Yahudi.

Imam Syafi’i dan Imam Ahmad mengatakan bahwa dianjurkan bagi umat Islam untuk berpuasa di hari ke-9 dan 10 di bulan Muharram karena Rasulullah berpuasa di hari ke-10 dan berniat puasa di hari ke-9.

Keutamaan puasa sunnah di bulan Muharram di antaranya adalah menjalankan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Amalan sunnah juga merupakan amalan yang dicintai oleh Allah SWT, dan barang siapa yang meninggalkan apa-apa karena Allah, maka Dia akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik.

Puasa Daud

Puasa sunah - abiummi.com
Puasa sunah – abiummi.com

Puasa Daud merupakan salah satu amalan puasa yang dilakukan secara bergantian – sehari berpuasa, sehari tidak. Di antara hikmah puasa sunnah yang lain, kedudukan puasa Daud adalah yang paling utama di sisi Allah SWT, seperti yang dijelaskan dalam hadis, yang artinya:

Sebaik-baik shalat di sisi Allah adalah shalatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan beliau shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya.” (HR. Bukhari no. 1131).

Dengan berpuasa Daud, seorang umat muslim bisa secara otomatis menata hidupnya jadi lebih terarah dan lebih banyak beribadah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Puasa Daud adalah puasa sunnah yang paling dicintai oleh Allah, dan membawa pahala yang besar bagi kita.

Puasa 6 Hari di Bulan Syawal

Puasa sunah - portalmadura.com
Puasa sunah – portalmadura.com

Melakukan puasa Syawal bisa membawa banyak manfaat bagi kita, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan. Beberapa ulama mengatakan puasa Syawal boleh dilakukan seperti berpuasa Senin-Kamis, di awal bulan (tanggal 2 sampai 7 Syawal), atau di akhir bulan.

Pengikut mazhab Syafi’i kebanyakan melakukan amalan ini di hari ke-2 sampai hari ke-7 di bulan Syawal. Oleh karena itu, ada beberapa kota di Indonesia yang memiliki tradisi lebaran ketupat, yang dirayakan setelah melakukan puasa ini.

Hikmah puasa sunnah di bulan Syawal adalah memperoleh pahala berlipat ganda, atau setara dengan berpuasa selama satu tahun. Hal ini dijelaskan di dalam hadis, yang artinya:

Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).

Itulah beberapa jenis dan keutamaan puasa sunnah yang bisa kita petik. Selain untuk melakukan tuntunan Rasulullah SAW, puasa juga bisa menjaga kita dari hal-hal buruk seperti makan berlebihan, emosi berlebihan, dan dosa lainnya. Semoga kita bisa selalu istikamah dalam menjalankan setiap perintah Allah.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close