IslamUmroh Haji

Mengupas Sejarah Ka’bah : Perkembangan dan Hikmahnya

Kata Kakbah berasal dari Bahasa Arab; al-Ka’bah. Pun mengacu pada nama Al-Ka’bah Al Musyarrafah, berarti Kakbah yang suci. Kakbah menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia ketika melaksanakan ibadah salat. Bangunan ini disebut sebagai “rumah Allah” sekaligus tempat menunaikan haji dan umrah. Lalu, bagaimana sejarah Ka’bah dan perkembangannya dari masa ke masa?

Sejarah berdirinya Kakbah diceritakan dalam berbagai versi. Ada pakar sejarah yang mengatakan bahwa, pembangunan Kakbah dimulai sejak masa Nabi Adam a.s. Beberapa malah mengungkapkan, bangunan tersebut didirikan oleh malaikat sebelum manusia pertama diciptakan. Terlepas dari pendapat itu, semua orang sepakat; Kakbah mengalami lima kali pemugaran.

Nabi Ibrahim a.s. Memugar Kakbah

sejarah Ka’bah - leuserantara.com
sejarah Ka’bah – leuserantara.com

Banyak orang yang menduga, Nabi Ibrahim a.s. adalah pendiri Kakbah. Padahal, dalam Alquran surat Ibrahim ayat 37 telah dijelaskan secara tersirat; bangunan tersebut dijadikan tempat bayi Ismail. Nabi Ibrahim a.s. hanya memugarnya menjadi lebih tinggi sekitar 4,5 meter, panjang 16 meter, dan lebar 11 meter.

Bagian atas Kakbah dibuat tanpa atap. Bangunan ini mempunyai dua pintu di sebelah barat dan timur. Kedua pintu membentuk garis lurus atau sejajar. Nabi Ibrahim a.s. tidak menambahkan daun pintu sehingga bisa terlihat interiornya.

Kakbah Direnovasi oleh Kaum Quraisy

sejarah Ka’bah - hasansagaf.files.wordpress.com
sejarah Ka’bah – hasansagaf.files.wordpress.com

Ketika Rasulullah SAW berumur 30 tahun, terjadi banjir besar di Mekkah. Airnya masuk ke Kakbah sehingga memecahkan dinding. Karena itu, kaum Quraisy berusaha memperbaiki bangunan tersebut. Mereka meninggikan tembok hingga 9 meter dan membuat atap.

Pintu di sebelah barat ditutup, sedangkan yang bagian timur ditinggikan. Bangunan dari tempat hajar Aswad dikurangi kurang lebih 3 meter. Mereka pun membuat tembok berbentuk setengah lingkaran sebagai lokasi tawaf. Terakhir, hajar Aswad dikembalikan ke tempatnya oleh Rasulullah SAW dan perwakilan kabilah.

Ibnu Zubair Mengembalikan Fondasi Kakbah yang Dibuat Nabi Ibrahim a.s.

sejarah Ka’bah - 2.bp.blogspot.com
sejarah Ka’bah – 2.bp.blogspot.com

Setelah peperangan tahun 683 Masehi, Kakbah rusak parah. Beberapa bagian terbakar dan dindingnya rapuh. Hal tersebut menyita perhatian Ibnu Zubair, pengganti Yazid yang berkuasa di Mekkah saat itu. Ia memutuskan untuk merombak Kakbah dan mengembalikan seperti pada masa Nabi Ibrahim a.s.

Ibnu Zubair mengembalikan fondasi yang dikeluarkan oleh kaum Quraisy sepanjang 3 meter. Kemudian, membuat kedua pintu Kakbah sejajar dengan tanah. Sementara itu, tinggi bangunan menjadi 13,5 meter.

Apa yang dilakukan Ibnu Zubair, bersandar pada keinginan Rasulullah SAW. Melalui Aisyah r.a. yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“…kalau kaummu tidak baru lepas dari kekufuran, maka sungguh aku telah mengubah Ka’bah, dan aku akan membuat pintu timur dan barat, dan aku akan memasukkan al-Hijr ke dalam lingkup Ka’bah.” (HR. Imam Bukhari-Muslim)

Hajjaj bin Yusuf Mengubah Kakbah

sejarah Ka’bah - hasansagaf.files.wordpress.com
sejarah Ka’bah – hasansagaf.files.wordpress.com

Hajjaj bin Yusuf merebut kekuasaan Ibnu Zubair, lalu membunuhnya. Ia pun mendapatkan wewenang untuk mengembalikan Kakbah seperti pada masa kaum Quraisy. Pintu bagian barat ditutup kembali dan fondasi 3 meter dikeluarkan dari Kakbah. Namun, dia tidak mengurangi ataupun menambah tinggi bangunan.

Pemugaran Kakbah Pascabanjir oleh Sultan Murad Khan al Utsmani

sejarah Ka’bah - i.redd.it
sejarah Ka’bah – i.redd.it

Pemugaran Kakbah yang terakhir dilakukan oleh Sultan Murad Khan al Utsmani. Setelah Mekkah dilanda banjir besar, Sultan Murad memperbaiki kondisi Kakbah. Namun, bentuk bangunannya tetap sama, seperti pada masa Hajjaj bin Yusuf. Selanjutnya, Kakbah tidak pernah direnovasi. Hanya disempurnakan oleh Pemerintah Arab Saudi.

Hikmah di Balik Pembangunan Kakbah

sejarah Ka’bah - nu.or.id
sejarah Ka’bah – nu.or.id

Banyak pelajaran berharga di balik pendirian Kakbah. Pertama, Kakbah menjadi pusat bagi umat manusia di seluruh dunia. Bangunan tersebut merupakan tempat mustajab dan diberkahi oleh Allah SWT. Kedua, peristiwa Nabi Ibrahim a.s. ketika akan menyembelih anaknya, Ismail, menjadi cikal bakal ibadah haji.

Itulah sekelumit sejarah Ka’bah yang mesti Anda ketahui. Sejatinya, Kakbah adalah tempat ibadah bagi umat Islam di seluruh dunia yang suci dan sakral. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
%d bloggers like this: