FikihHajiUmroh

Setelah Mengenakan Pakaian Ihram, Jangan Lakukan 7 Hal Ini

Ihram merupakan salah satu rukun yang wajib dikerjakan pada saat melakukan ibadah haji atau umrah. Secara harafiah, ihram dapat berarti melarang. Namun, jika diartikan menurut istilah dalam ilmu fiqih, ihram dapat berarti niat untuk mengerjakan haji atau umrah. Dengan berihram, maka terlarang bagi para jamaah untuk melakukan hal-hal yang dilarang selama ihram.

Ihram ini merupakan rukun haji yang pertama kali dilakukan. Ada sunah yang bisa dilakukan sebelum melakukan ihram. Sunah tersebut berdasarkan hadis-hadis Rasulullah Saw. Sunah-sunah tersebut adalah:

  1. Mandi sebelum ihram
  2. Menggunakan wewangian sebelum melakukan ihram
  3. Berihram setelah menunaikan salat.
  4. Mengucapkan niat untuk melaksanakan salah satu dari tiga manasik.

Larangan Saat Ihram

Larangan Saat Ihram - 2.bp.blogspot.com
Larangan Saat Ihram – 2.bp.blogspot.com

Setelah ihram dilakukan, maka larangan yang membatalkan ihram tersebut wajib untuk dihindari dan jangan sampai dilakukan. Larangan tersebut baru boleh dilakukan setelah selesai tahalul. Berikut 7 hal yang tidak boleh dilakukan pada saat ihram:

  • Melakukan Hubungan Suami Istri

Bukan hanya melakukan persenggamaan saja, tetapi melakukan percakapan berbau seksual atau berciuman dengan dorongan syahwat juga bisa membatalkan ihram. Hal ini tercantum di dalam surah Al Baqarah ayat 197.

  • Berbuat Maksiat dan Melakukan Kejahatan

Kejahatan biasanya dibarengi dengan perbuatan maksiat. Oleh karena itu, bukan hanya pada saat ihram saja, selepas ihram pun hal-hal yang berbau maksiat dan kejahatan harus dijauhkan dan ditinggalkan.

  • Memakai Pakaian Berjahit

Saat melakukan ihram, dilarang menggunakan pakaian berjahit bagi seorang laki-laki. Dilarang juga memakai penutup kepala, seperti menggunakan kopiah, serban, peci, dan lain-lainnya.

  • Menutup Wajah dan Telapak Tangan

Bagi wanita, dilarang untuk menutupi bagian wajahnya, baik dengan menggunakan cadar ataupun yang lainnya. Dilarang pula menutupi telapak tangannya menggunakan sarung tangan.

  • Memakai Wewangian

Memakai wewangian saat sedang melangsungkan ihram juga termasuk ke dalam larangan yang tidak boleh dilakukan. Jika hendak memakai wewangian, sebaiknya gunakan sebelum berniat untuk melakukan ihram.

  • Mencukur Rambut atau Memotong Kuku

Mencukur rambut baru boleh dilakukan pada saat tahalul yang berarti berakhirnya masa ihram. Oleh karena itu, selama ihram dilarang untuk mencukur rambut dan juga memotong kuku.

  • Melaksanakan Akad Nikah

Selama ihram juga dilarang untuk melangsungkan akad nikah atas diri sendiri atau orang lain dengan menjadi saksi, wali, atau wakil.

Selain 7 larangan di atas, terdapat pula larangan untuk berburu atau memakan hasil buruan. Laranga ini dapat dilihat pada surah Al Maidah ayat 96 dan hadis riwayat Bukhari Muslim.

Bagaimana Jika Melanggar Larangan Ihram?

Larangan Saat Ihram - media.ihram.asia
Larangan Saat Ihram – media.ihram.asia

Ketika melanggar larangan ihram, jamaah umrah diwajibkan untuk membayar dam atau denda. Dam yang harus dibayar berupa satu ekor kambing. Jika tidak mampu menyembelih kambing, maka diharuskan berpuasa selama 10 hari (3 hari pada saat umrah dan 7 hari saat kembali ke tempat asal) atau dengan bersedekah kepada para fakir miskin.

Hal di atas merupakan pembayaran denda secara umum yang dapat dilakukan ketika melanggar larangan ihram. Masih ada juga dam bagi mereka yang meninggalkan rukun dan wajib haji lainnya.

Keutamaan Melaksanakan Ihram

Larangan Saat Ihram - nasihatsahabat.com
Larangan Saat Ihram – nasihatsahabat.com

Kesempurnaan dalam menjalankan ihram juga menjadi acuan kesempurnaan ibadah umrah. Hal tersebut berarti seorang jamaah umrah mampu menahan untuk tidak melanggar larangan-larangan yang ada selama menjalankan umrahnya. Ihram dimulai dari miqat atau batas-batas dimulainya umrah. Setelah itu, jamaah umrah diwajibkan untuk mengucapkan kalimat talbiah.

Membaca talbiah dapat melebur dosa-dosa seseorang dan mendapatkan kabar gembira (surga). Ketika membaca kalimat talbiah ini, tanah dan pohon-pohon disekeliling juga akan ikut membacanya.

Melakukan umrah merupakan salah satu ibadah yang dilakukan untuk dapat mendekatkan diri kepada Allah Swt. Agar umrah sah dan diterima oleh Allah, jagalah lisan dan perbuatan kita sepanjang melaksanakan ibadah tersebut.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
%d bloggers like this: