Masjid Nabawi, Situs Bersejarah di Madinah yang Sangat Penting bagi Umat Muslim

Masjid Nabawi di Madinah merupakan masjid suci dan terpenting kedua bagi muslim—setelah Masjidil Haram di Makkah. Masjid yang terbuka setiap hari ini bukan hanya tempat ibadah bagi orang-orang Islam dari seluruh dunia, melainkan juga situs bersejarah di Madinah. Bagaimana bisa disebut situs bersejarah?

Jawabannya sederhana. Masjid tersebut dibangun oleh Nabi Muhammad SAW pada bulan Rabiul Awal, tahun 622 M. Ukurannya saat itu tidak besar, hanya sekitar 35 x 30 m dan mengalami pelebaran untuk pertama kalinya pada tahun 629 M karena ada lebih banyak umat Islam di sana. Pembebasan lahan di sekitar masjid dibiayai oleh teman-teman Utsman bin Affan.

Sejarah Masjid Nabawi tidak berhenti sampai di situ. Ratusan tahun setelah didirikan, masjid ini pernah mengalami kebakaran. Kemudian pada tahun 1909, masjid tersebut menjadi tempat pertama di Jazirah Arab yang dialiri listrik. Seiring dengan semakin bertambahnya umat Islam di dunia yang ingin berkunjung ke Masjid Nabawi, perluasan pun terus dilakukan.

Saat ini, luas Masjid Nabawi adalah 98.500 m2, lebih luas daripada kota kuno Madinah dan merupakan masjid terbesar kedua di dunia setelah Masjidil Haram. Masjid ini berdiri megah dengan empat puluh pintu dan dapat menampung 600.000 jemaah. Pada musim haji, kapasitas masjid ditingkatkan menjadi 1.000.000 orang.

Masjid Nabawi berbentuk persegi panjang tidak beraturan dan bagian interiornya banyak menggunakan marmer. Di bagian atap, terdapat 27 kubah yang bisa digeser, sedangkan di bagian halaman, terdapat payung raksasa yang melindungi jemaah dari sinar matahari.

Selain telah berusia ratusan tahun, Masjid Nabawi menjadi situs bersejarah di Madinah karena di tempat inilah, Rasullah SAW dahulu beribadah dan berdakwah. Ada banyak tempat bersejarah di dalam masjid ini, di antaranya sebagai berikut.

Kamar Mulia dan Makam Suci

Situs Bersejarah di Madinah - islamiclandmarks.com

Situs Bersejarah di Madinah – islamiclandmarks.com

Kamar Mulia dahulu ditempati oleh Rasulullah SAW bersama Aisyah binti Abu Bakar As-Sidiq. Rasulullah juga wafat di sini dan dimakamkan di sini, begitu juga dengan ayah Aisyah dan Umar bin Khattab. Rumah ini memiliki dua pintu—satu menghadap utara, satunya lagi menghadap barat ke arah Raudhah. Setelah Rasulullah wafat, Aisyah tetap menempati rumah berukuran luas 40 m2 tersebut.

Raudhah yang Mulia

Situs Bersejarah di Madinah - syaamilquran.com

Situs Bersejarah di Madinah – syaamilquran.com

Raudhah adalah taman yang berada di antara Kamar Mulia dengan mimbar Rasulullah SAW. Dengan luas sekitar 330 m2, tempat ini memiliki beberapa tiang yang mulanya terbuat dari batang kurma. Tiang tersebut sekarang telah menggunakan marmer putih yang tampak mewah, sedangkan lantainya menggunakan karpet merah. Pada bagian langit-langit, terdapat hiasan lampu gantung.

Mihrab-Mihrab

Situs Bersejarah di Madinah - upload.wikimedia.org.com

Situs Bersejarah di Madinah – upload.wikimedia.org.com

Di dalam masjid ini, terdapat lima. Mihrab Nabi terletak di dalam Raudhah—merupakan tempat Rasulullah SAW mengimami pada sahabat. Mihrab Utsmany berada di bagian depan Masjid Nabawi—merupakan tempat Khalifah Utsman bin Affan menjadi imam setelah perluasan Masjid Nabawi.

Mihrab ketiga, Mihrab Tahajjud, berada di dinding utara Kamar Mulia dan tempat Rasulullah SAW melakukan ibadah salat tahajjud. Mihrab Putri Nabi berada di tempat tinggal Fatimah Az-Zahra dan merupakan tempat beliau melakukan salat. Terakhir, Mihrab Sulaimany atau Hanafy, berada sejajar dengan Mimbar Mulia dan merupakan imam untuk pengikut mazhab Hanafi.

Mimbar Mulia

Situs Bersejarah di Madinah - darultahqiq.com

Situs Bersejarah di Madinah – darultahqiq.com

Mimbar Mulia merupakan tempat Rasulullah SAW berkhutbah. Dahulu hanya berupa pohon kurma, mimbar tersebut kemudian dibangun dan memiliki tiga anak tangga pada tahun ke-7 Hijriyah. Mimbar yang ada saat ini dibangun pada tahun 1590 pada masa Utsmaniyyah.

Suffah

Situs Bersejarah di Madinah - lh6.ggpht.com

Situs Bersejarah di Madinah – lh6.ggpht.com

Suffah merupakan bangunan yang berada di bagian belakang Masjid Nabawi dan merupakan tempat perlindungan bagi kaum muhajirin yang tidak memiliki tempat tinggal. Para penghuni suffah pada masa Rasulullah SAW belajar tentang Alquran dan hukum syariah dari beliau langsung atau utusannya.

Dengan sejarah panjang dan tempat-tempat yang sangat penting berada di dalamnya, Masjid Nabawi pun menjadi situs bersejarah di Madinah yang sangat penting bagi kaum muslim.

Add Comment

%d bloggers like this: