Dunia Islam

Masjidil Haram, Situs Besejarah di Mekah yang Paling Penting untuk Umat Islam Sedunia

Ada banyak situs bersejarah di Mekah, misalnya rumah Siti Khadijah, rumah Abu Bakar, rumah Abu Thalib, Darul Arqam, dan Bukit Abu Qubays. Namun, di antara semuanya, yang paling penting dan paling ingin dikunjungi oleh umat muslim dari negara mana saja adalah Masjidil Haram dan Jamarat, apalagi keduanya juga menjadi bagian dari rangkaian ibadah haji dan umroh.

Masjidil Haram merupakan masjid suci yang melindungi Ka’bah, sebuah bangunan yang menjadi arah kiblat kaum muslim. Namun, sejarah Ka’bah dan Masjidil Haram secara umum bukan hanya baru mulai sejak lahirnya Islam. Seperti Jamarat, Ka’bah telah ada sejak zaman sebelum Islam. Disebutkan dalam Alquran, Ka’bah dibangun oleh Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS.

Pada masa Rasulullah, dibangun masjid di sekitar Ka’bah tersebut. Peristiwa penting yang menandai perubahan Ka’bah dari situs politheis menjadi situs Islam terjadi pada tahun 630 M—dikenal sebagai peristiwa pembebasan Mekah. Bergerak dari Madinah bersama 10.000 pasukan, Rasulullah membebaskan Mekah dari berhala tanpa pertumpahan darah.

Renovasi Masjidil Haram besar-besaran pertama kali dilakukan pada tahun 692 M pada masa Kekhalifahan Umayyah. Pembangunan berlangsung selama bertahun-tahun sampai pada akhir abad ke-8, ketika masjid semakin bertambah besar untuk menampung jemaah haji yang jumlahnya semakin meningkat. Saat itu, bahan bangunan masjid bukan lagi kayu, melainkan marmer.

Sejarah renovasi Masjidil Haram berlanjut pada masa Ottoman, tepatnya tahun 1570. Arsitek yang menangani renovasi pada masa itu adalah Mimar Sinan dan timnya. Salah satu renovasi yang menonjol adalah adanya perubahan dari atap datar menjadi atap kubah bertuliskan kaligrafi.

Situs bersejarah di Mekah satu ini masih mengalami renovasi pada masa Kerajaan Saudi, dengan periode pertama dilakukan antara 1955-1973. Sejak dikelola oleh Kerajaan Saudi, perluasan Masjidil Haram semakin intensif dilakukan. Salah satu alasannya adalah agar tempat ini dapat menampung jemaah haji yang jumlahnya semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Saat ini, Masjidil Haram menjadi masjid terbesar di dunia. Masjid dengan sembilan menara ini mampu menampung 900.000 orang (hari biasa) dan ditingkatkan menjadi 4.000.000 jemaah pada musim haji. Konstruksi saat ini diperkirakan akan selesai pada 2020 dan diharapkan kapasitas masjid ini pada hari biasa akan meningkat menjadi 2.000.000 orang.

Sebagai tempat dengan sejarah sangat panjang sejak masa Nabi Ibrahim AS, Masjidil Haram memiliki tempat-tempat bersejarah di dalamnya. Telah disebutkan sebelumnya adalah Ka’bah, kemudian ada tempat-tempat berikut.

Hajar Aswad

Situs Bersejarah Di Mekah - Khalifa Hajj
Situs Bersejarah Di Mekah – Khalifa Hajj

Hajar Aswad adalah batu hitam yang berada di dinding siku Ka’bah sebelah timur. Kaum muslim percaya bahwa batu tersebut turun dari surga sehingga menjadi impian para jemaah haji dan umroh untuk memegang dan mencium batu ini. Hajar Aswad sendiri telah ada sejak masa Nabi Ibrahim AS.

Bukit Shafa dan Marwah

Situs Bersejarah Di Mekah - Labbaik
Situs Bersejarah Di Mekah – Labbaik

Bukit Shafa dan Marwah berada di area Masjidil Haram. Jarak antara keduanya adalah sekitar 400 m dan harus Anda tempuh dengan berlari-lari kecil ketika sedang melakukan ibadah haji atau umroh. Nama kegiatan tersebut adalah sa’i; jumlahnya tujuh kali sebagaimana yang dilakukan oleh Siti Hajar.

Hijr Ismail

Situs Bersejarah Di Mekah - Commons.wikipedia.org
Situs Bersejarah Di Mekah – Commons.wikipedia.org

Hijr Ismail merupakan tembok kecil berbentuk setengah lingkaran yang berada di Masjidil Haram. Dipercaya oleh kaum muslim sebagai tempat tinggal Nabi Ibrahim AS, banyak orang ingin menunaikan salat atau berzikir di tempat ini.

Rukun Yamani

Situs Bersejarah Di Mekah - Islamic Landmarks
Situs Bersejarah Di Mekah – Islamic Landmarks

Rukun Yamani merupakan salah satu sisi Ka’bah yang menghadap ke arah Yaman dan terletak sejajar dengan Hajar Aswad. Rukun Yamani ini menjadi tempat yang cukup mustajab untuk memanjatkan doa.
Nah, itulah informasi tentang Masjidil Haram, salah satu situs bersejarah di Mekah sekaligus situs yang terpenting bagi umat muslim.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
%d bloggers like this: