FikihUmroh

Ini Tata Cara Berpakaian Ihram saat Umroh, Jangan Sampai Salah

Banyak orang telah menjalankan ibadah umroh, namun sayang tidak banyak yang mengetahui cara berpakaian ihram yang benar saat berumroh. Bahkan beberapa waktu lalu, ada insiden Presiden Jokowi memakai baju ihram terbalik. Seharusnya bagian pundak kanan yang terbuka dan bukan sebaliknya.

Nah, dalam artikel ini kita akan mempelajari apa makna dari berpakaian ihram serta tata cara berpakaian ihram ini dengan benar.

Inilah Fakta Ihram sebagai Salah Satu Rukun Umroh

Tata cara berpakaian ihram - wisatakhalifa.com
Tata cara berpakaian ihram – wisatakhalifa.com
  • Ihram menjadi salah satu rukun umroh yang hukumnya wajib dilakukan oleh setiap jamaah. Makna dari kata ihram sendiri secara bahasa adalah terlarang, berasal dari kata al-haram.
  • Sedangkan makna istilah ihram memiliki arti larangan melaksanakan hal-hal yang bisa membatalkan rukun umroh dan haji. Selain itu, bisa berarti juga niat seseorang untuk melaksanakan ibadah umroh dan haji.
  • Secara umum, ihram ini termasuk sunah untuk mandi, memakai pakaian ihram dan wewangian, salat dua rakaat sebelum berihram. Selain itu para jemaah juga dianjurkan memotong kuku, merapikan rambut, mencukur bulu ketiak dan kemaluan, serta berwudu.

Tata Cara Memakai Pakaian Ihram

Cara Memakai Kain Ihram bagi Laki – Laki

Tata cara berpakaian ihram - ceramah.org
Tata cara berpakaian ihram – ceramah.org
  • Dua Lembar Kain: Pakaian ihram untuk jemaah haji laki-laki diutamakan berwarna putih dan terdiri dari dua lembar kain. Yang satu untuk menutup bagian pinggang sampai bawah lutut, sedangkan yang lain diselempangkan dari bahu kiri ke arah ketiak kanan.
  • Tidak Boleh Dijahit: Kain untuk ihram tidak boleh dijahit dan hanya dililitkan ke seluruh tubuh.
  • Mandi Junub: Sebelum memakai kain ihram, jamaah harus melakukan junub atau mandi besar dan niat mandi untuk berihram.
  • Melepas Atribut Lain: Pakaian dalam, celana, penutup kepala, serta alas kaki semua harus dilepas, karena jamaah laki-laki tidak boleh mengenakannya saat memakai baju ihram.
  • Mudah Berjalan: Pada saat memakai kain ihram, kedua kaki dibentangkan secukupnya. Sehingga bila jamaah membentangkan kaki, aurat masih tertutup namun tidak mengalami kesulitan berjalan. Kain ihram juga sedikit lebih lebar dari bentangan bahu.
  • Menutup Aurat: Sebaiknya Anda memakai kain ihram ini menutupi aurat dari pusar sampai betis jangan sampai terlihat.
  • Menggunakan Sabuk: Anda bisa memakai sabuk, agar balutan kain bagian bawah bisa lebih kencang.
  • Menyelempangkan Kain: Saat tawaf, kain bagian atas yang menutup kedua bahu, diselempangkan di bawah ketiak kanan serta dilampirkan di bahu kiri. Saat salat kedua bahu ditutup kain ihram kembali.

Cara Memakai Kain Ihram Bagi wanita

Tata cara berpakaian ihram - zafatour.com
Tata cara berpakaian ihram – zafatour.com
  • Sama Seperti Memakai Mukena: Tata cara berpakaian ihram bagi wanita sama seperti memakai mukena. Tidak ada pakaian ihram khusus untuk para wanita saat berihram. Anda bisa memakai pakaian biasa yang sebaiknya berwarna putih dan seluruh tubuh tertutup, kecuali wajah dan telapak tangan.
  • Lengan Baju dan Kerudung Panjang: Lengan baju dan kerudung sebaiknya menyentuh hingga pergelangan tangan dan bagian dada. Sedangkan yang memakai gaun atau rok, panjangnya juga harus mencapai tumit.
  • Dilarang Mengenakan Penutup Tangan dan Wajah: Saat ihram wanita tidak boleh memakai cadar serta sarung tangan. Namun diperbolehkan memakai kaos kaki dan sepatu, karena kaki wanita termasuk aurat. Sepatu yang dikenakan sebaiknya sepatu karet dan tidak bertumit.

Demikianlah tata cara berpakaian ihram, seperti sabda Rasulullah SAW bagi wanita yang sedang melakukan ihram: “ Janganlah wanita bercadar, dan janganlah dia memakai kaos tangan.” [HR Bukhari]. Oleh karenanya sebagai ganti cadar bagi wanita saat sedang melakukan ihram, bisa menutup wajahnya menggunakan kerudung.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
%d bloggers like this: