4 Destinasi Wisata Histori Islami yang Wajib Dikunjungi Saat Travel ke Mesir

Sembari menjalankan ibadah haji dan umrah, banyak jemaah yang tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk pelesir ke negara-negara lainnya. Selain Turki, destinasi favorit para jemaah adalah Mesir.

Travel ke Mesir biasanya dilakukan setelah melaksanakan ibadah haji atau umrah. Lama perjalanannya tentu tergantung dari masing-masing individu. Lantas, apa saja yang menjadi daya tarik Mesir sehingga membuatnya menjadi salah satu destinasi wisata favorit?

Piramida dan Sphinx

Travel Ke Mesir - Wowkeren.com

Travel Ke Mesir – Wowkeren.com

Tentu saja, travel ke Mesir tanpa mengunjungi objek wisata ini tidak akan terasa ‘sah’. Sekalipun banyak objek wisata lain yang tak kalah menarik, kemasyhuran piramida dan sphink yang telah melegenda tetap tidak tergantikan.
Piramida dan Sphinx adalah bukti nyata peradaban bangsa Mesir kuno. Piramida dibangun sebagai makam para Firaun dengan arsitektur yang mengesankan. Teknik yang digunakan untuk mendirikan bangunan ini pun masih menjadi tanda tanya. Bahkan disebut-sebut bahwa arsitek terhebat masa kini pun tidak akan bisa kembali menyusun bebatuan setinggi dan serapi piramida.
Sementara itu, Sphinx merupakan monumen setinggi 73,5 meter. Masih banyak tanda tanya mengenai untuk apa dan apa sebenarnya Sphinx ini. Beberapa menyebutkan Sphinx adalah makhluk yang sudah ada di dalam mitos dan digunakan untuk menjaga bangunan penting—dalam hal ini piramida. Sebagian lain menyebutkan bahwa Sphinx merupakan simbol kekuasaan dan kebijaksanaan raja (kekuasaan disimbolkan dengan badan singa yang identik sebagai raja hutan dan kebijaksanaan disimbolkan dengan kepala manusia).

Laut Merah

Travel Ke Mesir - Yacht Charter Fleet

Travel Ke Mesir – Yacht Charter Fleet

Mendengar Laut Merah, tentu kisah tentang Nabi Musa langsung terbayang dalam benak. Tidak hanya dalam buku kisah para Nabi, cerita ini juga Allah firmankan dalam Alquran. Nabi Musa yang kala itu dikejar-kejar oleh Firaun berdoa dan berserah diri kepada Allah sembari melintasi Laut Merah yang luas. Atas seizin Allah, setelah memukulkan tongkatnya, laut pun terbelah dan menenggelamkan Firaun beserta para pengikutnya.
Kini, Laut Merah telah dipercantik untuk menarik dan memanjakan para wisatawan. Laut biru, hamparan pasir putih dan terumbu karang Laut Merah menjadi tujuan berlibur yang sempurna. Beragam resor pun juga mulai banyak dibangun di kawasan ini.

Gunung Sinai

Travel Ke Mesir - Dream

Travel Ke Mesir – Dream

Masih berhubungan dengan kisah Nabi Musa, jangan lewatkan aktivitas mendaki Gunung Sinai saat travel ke Mesir. Di gunung inilah, Nabi Musa menerima wahyu Allah SWT berupa 10 perintah yang kemudian dikenal dengan sebutan The Ten Commandement. Adapun sepuluh perintah tersebut termaktub dalam Taurat yang mejadi pedoman bagi umat-umat terdahulu sebelum munculnya Alquran.
Harus diakui, jalur pendakian Gunung Sinai tidaklah mudah. Bila bertolak dari kawasan Ismailia di sisi utara Terusan Suez, Gunung Sinai dapat dicapai dalam jangka waktu 8-10 jam dengan perjalanan darat. Jalur pendakian pun tidak lebar, penuh bebatuan, curam, dan kemiringan yang nyaris tegak lurus. Meski begitu, wisatawan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk mencapai gunung bersejarah ini.

Sungai Nil

Travel Ke Mesir - Searchoflife.com

Travel Ke Mesir – Searchoflife.com

Jangan samakan Sungai Nil dengan sungai-sungai yang ada di Indonesia. Sungai Nil merupakan sungai terpanjang di dunia yang menjadi sumber kehidupan masyarakat Mesir. Di perairan ini pula Nabi Musa dihanyutkan sebelum akhirnya ditemukan oleh Putri Firaun.
Namun rupanya, ada kisah menarik lainnya mengenai Sungai Nil dan Islam. Pada masa kepemimpinan ‘Amr bin Ash RA, Sungai Nil tidak kunjung mengalir pada waktu yang seharusnya. Masyarakat gelisah, pun sang gubernur. Maka ‘Amr lantas mengirim surat kepada Umar bin Khattab, menceritakan masalah tersebut.
Khalifah Umar membalas surat tersebut dan meminta ‘Amr untuk melempar surat balasannya ke Sungai Nil. Pada keesokan harinya, Sungai Nil sudah kembali terisi. Allah telah kembali mengalirkan Sungai Nil enam belas hasta hanya dalam waktu satu malam.

Empat objek wisata ini sungguh sayang jika dilewatkan begitu saja saat travel ke Mesir. Selain memanjakan visual, tempat-tempat ini juga berkaitan dengan sejarah Islam yang sangat kuat.
Happy traveling!

Add Comment

%d bloggers like this: