Umroh

Awas! Kalau Tidak Ada 7 Tanda Ini, Jangan-Jangan Umroh Anda Tidak Mabrur

Para jemaah yang melaksanakan ibadah haji atau umroh dengan ikhlas, tentu akan mendapatkan pelajaran spiritual yang penuh makna. Saat bisa menyaksikan Kakbah atau bertawaf, seolah para jemaah terbawa dalam suasana yang sakral. Hati pun turut bergetar saat melihat Kakbah untuk pertama kalinya.

Umroh mabrur merupakan umroh yang diterima oleh Allah SWT, bukan hanya umroh yang sah berdasarkan syariat Islam. Tidak sedikit orang yang telah menunaikan ibadah umroh, namun tidak menjadi umroh yang mabrur.

Lalu bagaimana tanda-tanda pelaksanaan ibadah umroh mabrur? Bila umroh tidak memberikan 7 tanda berikut ini, bisa-bisa umroh yang yang telah dilakukan tidak mabrur.

Niat yang Ikhlas Semata-mata Mencari Ridha Allah

Umroh Mabrur - Makassar.tribunnews.com
Umroh Mabrur – Makassar.tribunnews.com

Niat menjadi hal paling utama dalam menjalankan ibadah, bukan dinilai dari paket harga umrohnya. Meski paket umroh mahal, tidak menjamin ibadah kita mabrur atau tidak.

Umroh Harus Berkesan sehingga Bisa Mengubah Perilaku Jemaah

Umroh Mabrur - Raykha Tour
Umroh Mabrur – Raykha Tour

Umroh yang mabrur harus berkesan sehingga bisa mengubah perilaku jemaah agar lebih percaya diri, bertambah keyakinannya, dan memiliki sikap yang lebih positif. Jadi ibadah umroh jangan hanya menjadi ibadah keagamaan saja, serta hanya menjadi sebuah tradisi turun temurun sehingga tidak bermanfaat.

Membuat Jemaah Menjadi Manusia yang Berkualitas

Umroh Mabrur - Samaa.tv
Umroh Mabrur – Samaa.tv

Saat kembali ke tanah air, jemaah harus menjadi manusia yang lebih baik dan lebih berkualitas dibandingkan sebelum menjalankan ibadah umroh. Bila demikian bisa dikatakan umroh mabrur.

Setelah Umroh Ibadahnya akan Meningkat

Umroh Mabrur - NU Online
Umroh Mabrur – NU Online

Sekembalinya dari melaksanakan ibadah umroh, akhlak, ibadah, pemahaman ilmu agama, serta amalan baik jemaah seharusnya semakin meningkat. Ini menunjukkan apabila umroh yang dilakukan, telah memberikan pengaruh yang kuat sehingga bisa dikatakan umroh yang mabrur.

Sepulang dari Ibadah Umroh, Baik Tutur Katanya serta Menyenangkan Orang Lain

Umroh Mabrur - The Mercury News
Umroh Mabrur – The Mercury News

Setelah umroh seharusnya perilaku jemaah harus bersifat lebih terpuji seperti rendah hati, sabar, dan tidak sombong. Ini karena selama berumroh, jemaah telah ditempa menjadi hamba Allah yang rendah hati.

Setelah Umroh Akan Selalu Menjauhkan Diri dari Perbuatan Tercela

Umroh Mabrur - Mabrur Mandiri
Umroh Mabrur – Mabrur Mandiri

Bila umroh seseorang itu mabrur, pasti jemaah tersebut akan selalu jujur apapun profesinya. Jika seorang pejabat dia tidak akan tergoda untuk melakukan korupsi. Sedangkan bila sebagai pedagang tidak akan curang saat menimbang.

Jiwa Sosialnya Meningkat

Umroh Mabrur - Quora
Umroh Mabrur – Quora

Sepulang dari ibadah umroh, jemaah semakin meningkat jiwa sosialnya dan tidak malas untuk bersedekah. Dia lebih meyakini bahwa beramal saleh itu tidak akan membuatnya miskin, karena Tuhan akan membalasnya dengan rezeki yang berlipat.

Demikianlah 7 faktor yang menjadi acuan apakah umroh mabrur atau tidak setelah melakukan ibadah umroh. Apabila ada perubahan yang terjadi pada diri seorang jemaah ke arah yang lebih baik, menjadi pertanda bahwa niat berumroh sungguh-sungguh dan bukan untuk motivasi lain seperti pamer kekayaan.

Pada dasarnya yang menentukan apakah seorang umroh seorang jemaah itu mabrur atau tidak adalah Allah SWT. Namun setidaknya seseorang yang telah berumroh harus lebih baik dalam segala hal.

Ini bisa dilihat mulai dari ibadahnya, keyakinan, kepribadian, perilaku dan tutur kata, hingga jiwa sosialnya. Oleh karena dirinya merasa dirinya kecil di hadapan Allah, sehingga akan selalu berusaha memperbaiki diri. Akhirnya kecintaan terhadap akherat bisa mengalahkan rasa cintanya pada dunia yang fana.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
%d bloggers like this: