Umroh

7 Tips Mendapatkan Lailatul Qadr Saat Umroh Itikaf

Setiap muslim pasti menginginkan keutamaan ibadah umroh di Tanah Suci. Akan tetapi maukah Anda beribadah umroh dengan nilai setara ibadah haji? Bahkan memperoleh keutamaan malam yang bernilai lebih dari seribu bulan sekaligus? Seperti bunyi hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, sesungguhnya Rasulullah Saw bersabda, Jika Ramadan tiba, berumrahlah saat itu karena umroh Ramadan senilai dengan haji”.

Tentu tidak terbayangkan betapa besar pahala yang bisa Anda raih saat beribadah umroh di bulan puasa. Apalagi bila Anda melakukannya pada hari-hari terakhir bulan puasa. Ada kesempatan besar mendapatkan dua keutamaan sekaligus: keutamaan beribadah umroh dan keutamaan malam lailatul qadr. Nah, bagi Anda yang akan beribadah umroh pada malam itikaf di bulan puasa, berikut 7 tips untuk mendapatkan malam lailatur qadr.

Meluruskan Niat Beribadah

Meluruskan Niat Beribadah - satujam.com
Meluruskan Niat Beribadah – satujam.com

Tips pertama ini merupakan penentu nilai tips-tips berikutnya. Betapa banyak amalan yang sia-sia hanya karena niat yang tidak ikhlas. Anda perlu meluruskan niat dan menjaganya sepanjang Anda beribadah. “Amal itu tergantung niatnya,” sabda Rasulullah sebagimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Anda tentu tidak ingin gagal mendapatkan malam lailatul qadr karena niat yang tidak ikhlas.

Berburu Pada Malam-Malam Ganjil

Berburu Pada Malam-Malam Ganjil - 2.bp.blogspot.com
Berburu Pada Malam-Malam Ganjil – 2.bp.blogspot.com

Mayoritas ulama bersepakat bahwa lailatul qadr terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan puasa. Hal ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan dari Aisyah, “Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadan”.

Menggiatkan Ibadah di Sepuluh Hari Terakhir

Menggiatkan Ibadah di Sepuluh Hari Terakhir - 1.bp.blogspot.com
Menggiatkan Ibadah di Sepuluh Hari Terakhir – 1.bp.blogspot.com

Jangan batasi giatnya ibadah Anda hanya pada malam-malam ganjil. Kondisi Mekah dan Madinah yang sangat kondusif untuk beribadah harus Anda optimalkan. Adalah Rasulullah sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan puasa. Ingat, tidak ada yang tahu kapan malam lailatul qadr diturunkan kecuali Allah, maka menggiatkan ibadah pada sepuluh hari terakhir harus Anda lakukan.

Memanjangkan Salat Malam

Memanjangkan Salat Malam - i2.wp.com
Memanjangkan Salat Malam – i2.wp.com

Salat sunah tahajud merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan pada sepuluh hari terakhir bulan puasa. Tegakkan punggung Anda, perbanyaklah beribadah dan sedikitkan tidur di malam-malam terakhir ini. Dengan izin Allah, Anda akan mendapatkan malam lailatul qadr.

Memanjatkan Doa Seperti yang Diajarkan Rasulullah

Memanjatkan Doa Seperti yang Diajarkan Rasulullah - 3.bp.blogspot.com
Memanjatkan Doa Seperti yang Diajarkan Rasulullah – 3.bp.blogspot.com

Sebagaimana saat seorang sahabat bertanya kepada Rasullullah, “Bagaimana jika seandainya saya mengetahui bahwa suatu malam adalah malam lailatul qadar. Apa yang saya baca ketika itu?” Rasulullah kemudian menjawab, “Bacalah ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni’.”

Memperbanyak Bacaan Quran

Memperbanyak Bacaan Quran - vebma.com
Memperbanyak Bacaan Quran – vebma.com

Membaca Quran merupakan salah satu ibadah utama untuk mengisi sepuluh hari terakhir bulan puasa. Rasulullah dan para ulama terdahulu seperti Imam Syafi’i dan Imam Bukhari selalu menghidupkan malam Ramadan dengan membaca Quran.

Saling Memotivasi Beribadah dengan Keluarga

Saling Memotivasi Beribadah dengan Keluarga - ayoumroh.co.id
Saling Memotivasi Beribadah dengan Keluarga – ayoumroh.co.id

Saling memotivasi antara Anda dan keluarga di Tanah Suci merupakan salah satu cara untuk membentuk suasana beribadah yang lebih kondusif. Anda akan bisa saling mengingatkan bila ada yang mulai tidak fokus dalam beribadah. Dengan demikian, Anda dan keluarga dapat menghindari hal-hal yang mengganggu dalam beribadah.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah kepadatan jemaah pada sepuluh hari terakhir bulan puasa. Carilah tempat yang nyaman untuk Anda beribadah. Hindari keluar dari masjid bila tidak ada keperluan yang mendesak.

Demikian tips yang bisa Anda terapkan untuk mendapatkan malam lailatul qadr saat beritikaf di Tanah Suci. Sesungguhnya sangat besar keutamaan melakukan umroh saat hari-hari terakhir bulan puasa. Janganlah Anda menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close