Dunia Islam

Doa yang Sunnah Dibaca Setelah Sholat Dhuha

Sholat dhuha menjadi salah satu amalan sunnah yang diyakini oleh umat muslim sebagai pembuka pintu rezeki. Mengapa? Karena melaksanakan sholat dhuha sama dengan melakukan sedekah dengan seluruh persendian dalam tubuh kita. Dari Abu Dzar, Nabi Muhammad SAW menjelaskan tentang keutamaan melakukan sholat dhuha ini. Setiap doa yang sunnah dibaca setelah sholat dhuha, bacaan tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir yang kita lakukan merupakan sedekah.

Dalam ajaran Islam, salah satu pembuka pintu rezeki adalah dengan bersedekah. Jika kita tidak mampu melakukannya dalam bentuk materi, Allah memudahkan amalan sedekah kita melalui sholat dhuha. Dengan rutin menjalankan sholat dhuha, Allah telah berjanji untuk mencukupkan kebutuhan hamba-Nya.

Doa-Doa yang Dibaca Setelah Sholat Dhuha Menurut Tuntunan Rasulullah SAW

Doa Setelah Sholat Dhuha - Nu.or.id
Doa Setelah Sholat Dhuha – Nu.or.id

Kebanyakan dari umat muslim berpikir ada sebuah bacaan khusus berupa doa yang sunnah dibaca setelah sholat dhuha. Salah satu doa yang kerap dibaca adalah sebagai berikut:

اللهم إِنَّ الضُحَاءَ ضُحَاؤُكَ، وَالبَهَاءَ بَهـَاؤُكَ، والجَمَالَ جَمـَالُك، وَالقُوَّةَ قُوَّتـُكَ، وَالقُدْرَةَ قُدْرَتـُكَ، والسُلْطَانَ سُلْطَانـُكَ، والعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ، اللهم إِنْ كاَنَ رِزْقِي فِي السَمَاءِ فَأَنْزِلْهُ، وإن كان في الأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وإن كان بَعِيداً فَقَرِّبْهُ، وإن كان قَلِيْلاً فَكَثِّرْهُ، وإن كان حَرَاماً فَطَهِّرْهُ، بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوًّتِكَ وَقُدرَتِكَ وَسُلطَانِكَ وَعِصمَتِكَ، آتِنِي مَا آتَيتَ عِبَادَكَ الصَالِحِينَ

Artinya: “Yaa Allah Tuhanku, bahwasanya waktu dhuha ini milik Engkau dan kebagusan (kemewahan) itu milik-Mu, dan keindahan ini milik-Mu, dan kekuatan itu milik-Mu. Dan kekuasaan itu milik-Mu, dan pemeliharaan itu milik-Mu, Yaa Allah tuhanku jika keadaan rizqiku di langit, maka turunkanlah, dan jika adanya di dalam bumi maka keluarkanlah, dan jika ia sulit gampangkanlah, dan jika ia haram, sucikanlah, dan jika jauh dekatkanlah. Sesungguhnya engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu dengan hak (bekal) dhuha-Mu, kebagusan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, kekuasaan –Mu, dan pemeliharaan-Mu, berilah aku apa yang engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih.”

Sayangnya, tidak ditemukan dasar atau dalil yang sahih yang menjelaskan keutamaan doa di atas. Sebaliknya, bacaan tersebut dinukil dari para fuqaha (ahli hukum) seperti Ad-Dimyati dalam I’anatut-Thalibin, serta Asy-Syarwani dalam Syarh Manhaj.

Lalu, apa doa yang sunnah dibaca setelah sholat dhuha?
Rasulullah SAW telah mengajarkan kepada kita untuk memperbanyak zikir kepada Allah, seperti yang tercantum dalam Alquran, surat An-Nisa ayat 4, sreta surat Al-Ahzab ayat 31, dan 41-42.
Berdasarkan sabda nabi yang diriwayatkan oleh Tsauban, beliau mengatakan beberapa kalimat zikir yang diucapkan oleh Rasulullah SAW ketika selesai sholat, sebagai berikut:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap selesai shalat, beliau membaca istighfar 3 kali, kemudian membaca,

اللهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

(H.R. Muslim dan An-Nasa’i)
Memperbanyak berzikir dan mengingat Allah SWT setelah sholat serta memohon ampunan kepada-Nya merupakan sunah yang dianjurkan oleh nabi. Berdasarkan ayat di atas, jika ingin membaca doa yang sunnah dibaca setelah sholat dhuha, Anda bisa melafalkan doa yang membawa kebaikan, tanpa terikat lafal apa pun.
Salah satu doa yang sunnah dibaca setelah sholat dhuha adalah yang berasal dari Rasulullah, yang artinya:

“Sesungguhnya Rasulullah berlindung (kepada Allah) dari lima hal setelah selesai shalat.”Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir; aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut, aku berlindung kepada-Mu dari dikembalikan kepada umurnya yang paling hina (pikun), aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur.” (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, dan An-Nasai, lafal dari An-Nasai).

Tidak ada batasan khusus mengenai jumlah rakaat yang dilakukan saat sholat dhuha. Bagi kita yang ingin mengerjakan amalan sunnah, sebaiknya melakukannya sesuai tuntunan Alquran dan hadis.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close