Haji

Inilah Lokasi Pemondokan Haji Paling Favorit Bagi Jemaah Indonesia

Dengan semakin bertambahnya kuota jemaah haji asal Indonesia, pemerintah semakin berupaya untuk menyediakan fasilitas kenyamanan pendukung jalannya ibadah wajib tersebut, termasuk pemondokan haji. Di musim haji 2017 lalu, Tim Penyedia Akomodasi Jemaah Haji di Kementerian Agama telah menyiapkan 155 hotel yang ditujukan sebagai penginapan jemaah haji di Makkah.

Kali ini, pihak kementerian telah menetapkan 6 maktab atau pemondokan haji yang bisa ditinggali oleh jemaah asal Indonesia menggunakan metode qurah. Proses qurah dipilih untuk diterapkan karena dinilai bisa memberikan rasa keadilan bagi calon Jemaah yang akan berangkat, mengingat variasi pemondokan yang cukup beragam. Perbedaan tersebut terletak pada lokasi pemondokan, kualitas, kapasitas, serta harga sewa. Namun demikian, semua pemondokan haji yang disediakan disewakan dengan harga standar.

Bagi Anda yang ingin melakukan ibadah haji, berikut ini adalah lokasi pemondokan favorit para jemaah:

Maktab Haji di Aziziah

pemondokan haji - 4.bp.blogspot.com
pemondokan haji – 4.bp.blogspot.com

Maktab atau pemondokan haji di Aziziah menjadi favorit para jemaah bukan tanpa alasan. Padahal, jarak dari penginapan di kawasan ini menuju Masjidil Haram cukup jauh, yakni sekitar 3 sampai 6 km. Namun, tempat ini banyak disenangi karena kawasannya terbilang elite dan cukup strategis.

Aziziah merupakan rumah dari salah satu universitas ternama di Arab Saudi, yakni Ummul Qura University. Kawasan ini juga dipenuhi dengan vila, pertokoan, dan mal-mal besar, serta kios-kios penjual di sepanjang jalan. Hal itu akan memudahkan jemaah yang ingin membeli oleh-oleh untuk sanak saudara.

Tidak hanya itu, di sekitar Aziziah juga tinggal seorang yang kaya dari Makkah bernama Syaikh Abdurrahman Faqih. Beliau ini sering membagikan makanan gratis berupa ribuan nasi kotak yang diletakkan di depan rumahnya setiap hari selama musim haji. Jika musim haji usai, Syaikh Abdurrahman tetap membagikan nasi kotak setiap hari Jumat.

Selain dekat pusat perbelanjaan, kawasan Aziziah juga merupakan maktab yang paling dekat dengan Arafah dan Mina. Hal tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi jemaah usai melempar jumrah untuk langsung kembali ke pemondokan haji. Jika jarak 3-6 km menuju Masjidil Haram terlalu jauh untuk ditempuh dengan jalan kaki, pemerintah telah menyediakan shuttle bus gratis.

Maktab Haji di Mahbas Jin

pemondokan haji - lh3.googleusercontent.com
pemondokan haji – lh3.googleusercontent.com

Selain Aziziah, maktab atau pemondokan haji di Mahbas Jib merupakan lokasi favorit para jemaah asal Indonesia selanjutnya. Meski lokasinya cukup jauh, yakni ada di ring 2, fasilitas dan kemudahan layanan yang disediakan bisa diperoleh dengan mudah di sana.

Contoh saja, pemerintah telah menyediakan moda transportasi gratis berupa shuttle bus yang banyak digunakan untuk menuju Masjidil Haram selama 24 jam. Sama seperti Aziziah, Mahbas Jin juga terletak di area pusat kota, sehingga banyak pertokoan dan pusat perbelanjaan untuk menemani waktu luang Anda.

Namun, satu hal yang menjadi alasan utama mengapa Mahbas Jib menjadi lokasi pemondokan haji paling favorit adalah karena cuacanya yang lebih bersahabat. Seperti kita tahu, kebanyakan wilayah di Arab Saudi memiliki cuaca yang cukup ekstrem, yakni panas terik di siang hari, dan sangat dingin di malam hari. Mahbas Jin masih memiliki ruang hijau berupa taman yang luas untuk menyeimbangkan cuaca di sana. Terlebih, kontur wilayahnya tidak berbukit sehingga memudahkan pergerakan para jemaah.

Meskipun dua maktab tersebut adalah lokasi pemondokan haji favorit, ada juga kawasan lain yang tidak kalah nyamannya. Jemaah Indonesia bisa bermalam di 4 maktab lain yang telah ditentukan, yaitu Raudhah, Syisyah, Jarwal, serta Misfalah dan Bakhutmah.

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close